Artikelnews.com, Parepare — Inspektorat Daerah Kota Parepare melaksanakan Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu pagi (25/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan untuk menyelaraskan program, kegiatan, serta target kinerja perangkat daerah dengan arah kebijakan pembangunan tahun 2027 di Kota Parepare.

Forum ini juga menjadi sarana koordinasi, sinkronisasi, dan penajaman prioritas program pengawasan agar lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran dalam mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah.

Dalam pemaparan materi, Sekretaris Inspektorat Parepare Agus Salim menyampaikan sejumlah isu strategis pengawasan yang menjadi fokus Inspektorat ke depan. Itu antara lain penguatan kapasitas dan kompetensi SDM Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), digitalisasi dan modernisasi sistem informasi pengawasan, penguatan implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan manajemen risiko perangkat daerah, peningkatan kualitas audit, serta optimalisasi pemantauan tindak lanjut hasil pengawasan.

Selain itu, integrasi pengarusutamaan gender dalam proses pengawasan juga menjadi perhatian dalam perencanaan tahun mendatang.

Forum juga memaparkan target kinerja Inspektorat Tahun 2027, di antaranya capaian maturitas SPIP Level 3, kapabilitas APIP Level 3, persentase tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan sebesar 70 persen, serta mempertahankan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) pada kategori zona hijau. Dari sisi kinerja organisasi, nilai SAKIP perangkat daerah ditargetkan tetap berada pada kategori BB.

Dalam rancangan awal tersebut, pagu anggaran Inspektorat Tahun 2027 direncanakan sebesar Rp16,5 miliar yang akan mendukung pelaksanaan tiga program utama, yaitu Program Penyelenggaraan Pengawasan, Program Perumusan Kebijakan, Pendampingan dan Asistensi, serta Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah.

Inspektur Daerah Parepare, Iwan Asaad, menyampaikan bahwa pelaksanaan forum ini memiliki peran strategis dalam memastikan perencanaan pengawasan sejalan dengan arah pembangunan daerah serta program prioritas kepala daerah.

“Melalui forum ini kami berharap perencanaan pengawasan semakin selaras dengan prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam mengawal dan memastikan program prioritas Wali Kota Parepare dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga mampu mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berintegritas,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Forum Perangkat Daerah ini diharapkan terbangun keselarasan antara perencanaan program pengawasan dengan prioritas pembangunan daerah, sehingga peran Inspektorat sebagai quality assurance dan consulting partner dapat semakin optimal dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berkualitas.