Artikelnews.com, Parepare — Pejuang Subuh Majelis Syuhada Kota Parepare terus Istiqomah melaksanakan Safari Salat Subuh Berjamaah.

Setelah selama Ramadan Safari Salat Subuh setiap Jumat mengunjungi masjid-masjid di Parepare, kini Majelis Syuhada mendapat undangan khusus hadir di Masjid Raya Rappang, Kabupaten Sidrap, Jumat (3/4/2026).

Ratusan jemaah Majelis Syuhada dengan kostum kebesaran busana muslim serba putih pun hadir memakmurkan masjid terbesar di Rappang tersebut.

Jemaah Majelis Syuhada yang datang dengan menggunakan sekitar 80 mobil hampir semua penuh penumpang membuat sesak Masjid Raya Rappang. Padahal kapasitas masjid tersebut bisa menampung hingga 1.200 jemaah.

Jemaah tidak hanya berasal dari Parepare, tapi juga daerah lain seperti Barru dan Pinrang. Bahkan Ketua DKM Masjid Besar Raya Pinrang H Alimuddin Ngaru ikut hadir membersamai.

Sementara dari Parepare bertabur tokoh yang hadir termasuk beberapa pejabat Pemerintah Kota Parepare di antaranya Kepala Dinas Kominfo M Anwar Amir, Kepala Dinas PUPR Budi Rusdi, Kepala Dinas Perpustakaan Ahmad Masdar, Sekretaris Inspektorat Agussalim, dan pejabat lainnya.

Ketua Dewan Syuro Majelis Syuhada yang merupakan Wakil Wali Kota Parepare pada masanya H Pangerang Rahim bersama mantan Wakapolres Pinrang AKBP (Purn) H Muhabar juga terus Istiqomah hadir membersamai Safari Salat Subuh Majelis Syuhada.

Ketua DKM Masjid Raya Rappang H Kusnawi Muhammad yang menyambut langsung jemaah menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi atas kehadiran Majelis Syuhada memakmurkan masjid.

“Terima kasih Muassis bersama seluruh jemaah Majelis Syuhada yang sudah hadir memakmurkan Masjid Raya Rappang dalam Safari Salat Subuh berjamaah. Semoga amal ibadah kita semua diberkahi dan diterima Allah SWT, Aamiin,” kata Kusnawi dalam sambutannya.

Sedianya penceramah adalah H Syahruddin Tayyeb, Pencetus dan Ketua Safari Tasbi Sidenreng Rappang, namun karena berhalangan sehingga digantikan oleh Ustaz H Lukman Hasim.

Ustaz Lukman Hasim dalam ceramahnya mengapresiasi para Pejuang Subuh yang terus berlomba-lomba masuk surga dengan memakmurkan masjid pada waktu Subuh.

“Siapa yang menempuh jalan berusaha cari ilmu itu adalah jalan menuju surga. Orang yang masuk surga itu karena tidak ada dosanya,” ujar Ustaz Lukman, mengingatkan.

Karena itu, dia berpesan agar setiap umat berusaha dosa-dosanya diselesaikan sebagai jalan masuk surga.

Dia mengingatkan tentang dua dosa. Pertama, dosa kepada Allah SWT. Tidak ada dosa yang tidak diampuni Allah SWT. Bahkan musyrik sekalipun diampuni selama umat manusia meminta ampun kepada Allah SWT.

“Dosa paling berat adalah dosa sesama manusia. Karena itu setelah lebaran Idulfitri dilakukan halal bihalal tujuannya untuk saling memaafkan. Dalam Al-Qur’an diperintahkan untuk memaafkan. Nah salat Subuh di Rappang ini jangan pikir bensin mobil atau ban habis, yang terpenting adalah dosa kita dimaafkan oleh Allah SWT. Orang yang banyak memaafkan orang maka itulah yang paling dicintai oleh Allah SWT,” tegas Ustaz Lukman.

Muassis Majelis Syuhada H Bakhtiar Syarifuddin (HBS) berterima kasih atas sambutan pengurus Masjid Raya Rappang, dan mengapresiasi jemaah Majelis Syuhada yang terus Istiqomah dalam gerakan memakmurkan masjid setiap Subuh.

“Majelis Syuhada hadir berjuang agar masjid penuh saat salat Subuh seperti di Masjid Raya Rappang saat ini. Kemudian gemar sedekah Subuh. Karena sedekah terbaik adalah pada waktu Subuh. Dan terakhir adalah terus memperbarui silaturahmi sesama jemaah terutama waktu Subuh seperti ini. Karena dahsyatnya silaturahmi adalah dengan jabat tangan langsung,” ingat HBS.

Di penghujung sambutan, HBS menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya apabila kehadiran Majelis Syuhada dengan menggunakan 80 mobil mengganggu masyarakat sekitar masjid.

“Terima kasih atas sambutan luar biasanya. Insya Allah Majelis Syuhada akan tetap Istiqomah dalam menjaga salat Subuh, gemar sedekah, dan memperbarui silaturahim,” tandas HBS.