Artikelnews.com, Parepare — Dalam suasana yang penuh haru dan ketulusan, Jamaah Majelis Syuhada Kota Parepare kembali menunjukkan jati dirinya sebagai komunitas gerakan yang tidak hanya kuat dalam ibadah, tetapi juga kokoh dalam kepedulian sosial.

Usai menunaikan salat Subuh berjamaah, Rabu, (15/4/2026), para jamaah larut dalam kebersamaan, berbagi duka atas musibah yang menimpa salah satu jamaah dari keluarga besar mereka, Prof Dr HM Siri Dangga MS.

Momen ini menjadi gambaran nyata bagaimana nilai-nilai ukhuwah Islamiyah tidak sekadar menjadi konsep, tetapi benar-benar hidup dan dirasakan di tengah jamaah. Doa-doa dipanjatkan, empati disampaikan, dan kehadiran fisik menjadi penguat bagi mereka yang sedang berduka.

Kegiatan tersebut semakin bermakna dengan hadirnya Dewan Syuro H. Pangerang Rahim, Muassis H. Bakhtiar Syarifuddin, serta unsur Dewan Pembina H. Muhabar. Kehadiran para tokoh berpengaruh di jajaran Majelis Syuhada ini bukan sekadar simbolis, melainkan wujud nyata kepemimpinan yang dekat dengan umat dan senantiasa membersamai dalam setiap kondisi dan situasi.

Turut hadir pula sejumlah jamaah perintis Majelis Syuhada yang selama ini menjadi fondasi awal berdirinya majelis.

Kebersamaan lintas generasi ini memperlihatkan kekuatan ikatan yang tidak lekang oleh waktu, serta komitmen bersama dalam menjaga ruh perjuangan pergerakan dakwah.

Dari pihak keluarga, dr. H. Budiman Siri turut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran rombongan Majelis Syuhada. Dia mengungkapkan bahwa kehadiran para jamaah memberikan kekuatan tersendiri bagi keluarga yang sedang berduka.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran rombongan Majelis Syuhada. Ini sangat meringankan beban duka yang kami rasakan,” ungkapnya dengan penuh haru.

Peristiwa ini sekaligus menegaskan bahwa Majelis Syuhada tidak hanya fokus pada pembinaan ibadah ritual seperti salat berjamaah, tetapi juga aktif menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

Dengan semangat tersebut, Majelis Syuhada terus meneguhkan perannya sebagai pelita umat di Kota Parepare, memakmurkan masjid, menguatkan persaudaraan, dan hadir sebagai tempat bernaung bagi siapa pun dalam keadaan suka maupun duka.