Artikelnews, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Agus Ambo Djiwa, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI yang digelar pada Rabu (15/4/2026) di ruang rapat Komisi IV DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
RDP tersebut menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan strategis, di antaranya perwakilan Kementerian Pertanian, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta asosiasi penyuluh pertanian.
Rapat ini difokuskan pada pembahasan status kepegawaian penyuluh pertanian serta skema pengangkatan mereka sebagai bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian.
Penyuluh pertanian dinilai memiliki peran vital dalam mendampingi petani, meningkatkan produktivitas, serta mempercepat adopsi teknologi pertanian di lapangan.
Dalam forum tersebut, berbagai persoalan disampaikan, mulai dari ketidakjelasan status kepegawaian sebagian penyuluh hingga keterbatasan formasi dalam pengangkatan aparatur sipil negara (ASN).

Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi kinerja penyuluh serta berdampak pada efektivitas program-program pertanian nasional.
Agus Ambo Djiwa dalam kesempatan itu menekankan pentingnya kejelasan status dan peningkatan kesejahteraan penyuluh sebagai garda terdepan pembangunan pertanian.
Ia mendorong agar pemerintah segera merumuskan kebijakan yang memberikan kepastian hukum dan karier bagi para penyuluh, termasuk melalui skema pengangkatan yang adil dan transparan.
Selain itu, Legislator PDIP ini juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas dan kompetensi penyuluh melalui pelatihan berkelanjutan. Menurutnya, penyuluh tidak hanya dituntut mampu memberikan pendampingan teknis, tetapi juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan pertanian modern.
“RDP ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah. Dengan penguatan SDM penyuluh pertanian. Diharapkan sektor pertanian nasional semakin tangguh dan mampu mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di seluruh Indonesia,” harap mantan Bupati Pasangkayu dua periode ini.





Tinggalkan Balasan