Artikelnews.com, Parepare — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid mengingatkan pekerjaan rumah (PR) yang sudah menanti Direktur Perumda Air Minum Tirta Karajae, Abdul Azis.

Saat melantik Abdul Azis bersama delapan pejabat struktural Pemkot Parepare di Auditorium BJ Habibie, Jumat (24/4/2026), Tasming Hamid mengingatkan beberapa hal yang mendesak dibenahi. Itu mulai dari peningkatan pelayanan air bersih, perlunya terobosan baru, dan jangan buat masyarakat berteriak. Dan terpenting saat ini antisipasi dampak El Nino, kemarau panjang yang diperkirakan sampai pada September 2026.

“El Nino jadi pekerjaan yang tidak mudah khususnya kepada direktur yang baru dilantik. Musim kemarau sampai bulan sembilan, butuh terobosan baru. Cari solusi bagaimana memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat menghadapi kemarau panjang. Dan tidak boleh salahkan alam,” ingat Tasming.

Tasming menekankan, jika PAM Tirta Karajae melakukan hal itu-itu saja dalam menangani persoalan air bersih, maka dipastikan masyarakat akan berteriak. PAM Tirta Karajae juga harus turut mengedukasi masyarakat untuk berhemat, gunakan air bersih secara bijak.

Abdul Azis memimpin PAM Tirta Karajae selama lima tahun untuk periode 2026-2031. Azis terpilih dalam seleksi yang dilakukan Pemkot Parepare belum lama ini.

Saat pelantikan turut hadir Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direktur PAM Tirta Karajae, A Ardian Asyraq, dan Anggota Tim Pansel Dr Sapri Tajuddin.

Proses seleksi dimulai dari pendaftaran, seleksi administrasi yang ketat, Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) oleh Tim UKK bekerjasama dengan Fakultas Psikologi UNM, hingga tahap wawancara akhir oleh Wali Kota Parepare.

“Selamat dan sukses atas pelantikan Direktur PAM Tirta Karajae periode 2026-2031. Alhamdulillah, sebuah perjalanan panjang dalam mengawal proses regenerasi kepemimpinan di Perumda Air Minum Tirta Karajae telah selesai semua hingga pelantikan. Sebagai Ketua Panitia Seleksi, saya merasa terhormat dan bersyukur dapat menyaksikan sendiri bagaimana dedikasi serta integritas menyatu dalam setiap tahapan yang kami lalui,” kata A Ardian yang juga Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setdako Parepare.