Artikelnews, Kubu Raya – Pria di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, tak mampu membendung emosinya saat mengetahui istrinya jadi korban pemerkosaan.

Dia pun nekat melampiaskan amarahnya dengan menyiramkan air panas ke tubuh pria terduga pelaku pemerkosaan.

Namun, karena perbuatannya itu, pria berinisial ME tersebut harus berurusan dengan polisi.

Me pun diamankan polisi di kediamannya di Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya, pada Selasa (19/5/2026).

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, motif penyiraman air keras itu karena pelaku tidak terima istrinya diduga menjadi korban pemerkosaan.

“Berawal dari rasa sakit dan amarah yang memuncak setelah mengetahui istrinya diduga menjadi korban pemerkosaan. Bagi ME, peristiwa yang menimpa sang istri bukan hanya meninggalkan luka mendalam, tetapi juga menghancurkan ketenangan keluarganya,” kata Aiptu Ade kepada wartawan, yang dilansir dari Hi Pontianak, Selasa (16/6/2026).

“Diliputi emosi dan keinginan membela perempuan yang dicintainya, ME diduga mengambil tindakan yang kini justru menyeretnya ke dalam proses hukum,” lanjut Ade.

Polisi belum mengungkap identitas pria yang diduga memperkosa istri ME.

Saat dihadirkan dalam konferensi pers, ME menyebut sejak awal ia tidak memiliki niat berbuat kejahatan.

“Saya tidak ada niat untuk jadi penjahat, Pak,” ujar ME sambil menahan tangis.

Sedangkan pria yang diduga sebagai pelaku pemerkosaan terhadap istri ME hingga kini belum ditahan.

“Sementara kita dalami masih untuk modusnya. Luka yang dialami ME itu merupakan senjata makan tuan,” ucap Ade.