Artikelnews.com, Sidrap — Semangat memakmurkan masjid dan menghidupkan syiar Islam kembali bergerak dan bergema. Masjid Nurul Hidayah Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menyatakan kesiapan secara total untuk menjadi tuan rumah Safari Salat Subuh Berjamaah Majelis Syuhada Kota Parepare yang akan dilaksanakan pada Jumat, (26/6/2026).

Kesiapan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi para Pejuang Subuh yang selama ini istiqamah mengikuti gerakan dakwah yang digagas Majelis Syuhada Kota Parepare.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar pelaksanaan salat berjamaah, tetapi juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat silaturahim, dan menumbuhkan kecintaan umat terhadap masjid.

Berlokasi di Jalan Poros Parepare–Sidrap, Desa Lainungan, Masjid Nurul Hidayah akan siap menyambut jamaah sejak pukul 04.00 WITA atau sebelum azan Subuh berkumandang. Pengurus masjid bersama panitia telah melakukan berbagai persiapan dan kesiapan, agar seluruh jamaah dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk.

Ketua Pengurus/DKM Masjid Nurul Hidayah, Muhammad Yusuf, dijadwalkan memberikan sambutan penerimaan kepada para jamaah yang datang dari berbagai daerah. Kehadiran rombongan Safari Subuh ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara masyarakat Sidrap dan Parepare dalam bingkai persaudaraan Islam.

Suasana Subuh yang penuh keberkahan juga akan diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz H. Liling, S.Pd, pensiunan guru SMK Negeri 2 Parepare yang dikenal aktif berdakwah dan membina umat melalui berbagai kegiatan keagamaan.

Sebagai ciri khas Safari Salat Subuh Majelis Syuhada, seluruh jamaah diimbau mengenakan busana kemuliaan majelis, yakni gamis atau jubah putih bagi jamaah pria serta mukena putih polos dan bersih bagi jamaah wanita.

Pemandangan selama ini telah menjadi simbol dan maghnet persatuan, kesederhanaan, dan semangat bersama dalam mengagungkan syiar Islam.

Muassis Majelis Syuhada Kota Parepare, H. Bakhtiar Syarifuddin, SE, mengajak seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk menghadiri kegiatan tersebut dan menjadikannya sebagai momentum memperkuat komitmen dalam menjaga salat Subuh berjamaah.

Menurutnya, gerakan Safari Salat Subuh ini telah menjadi salah satu ikhtiar nyata dalam membangun peradaban umat yang berpusat dari masjid. Dari masjidlah akan lahir kekuatan ukhuwah, kepedulian sosial, semangat sedekah, dan kebiasaan saling mengajak dan menasihati dalam kebaikan.

“Masjid yang hidup dengan jamaah Subuh adalah tanda hidupnya sebuah masyarakat. Karena itu, Safari Salat Subuh bukan sekadar agenda rutin, tetapi gerakan pemantik dalam membangkitkan kesadaran umat untuk kembali menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan,” ungkapnya.

Dengan kesiapan Masjid Nurul Hidayah Lainungan sebagai tuan rumah, Safari Salat Subuh Berjamaah pada 26 Juni 2026 mendatang diharapkan menjadi lautan keberkahan yang menyatukan seluruh hati dan jiwa kaum muslimin, memperkokoh persaudaraan, serta meneguhkan semangat istiqamah dalam menjaga shalat Subuh, gemar bersedekah, dan terus memperbarui silaturahim.

Dari Masjid Nurul Hidayah Lainungan, cahaya Subuh akan kembali dipancarkan untuk menerangi umat, menguatkan persaudaraan, dan menghidupkan syiar Islam di Bumi Nene Mallomo.