Artikelnews.com, Parepare — Suasana pengambilan rapor murid di UPTD SDN 3 Kota Parepare, Jumat (26/6/2026), berkesan dan begitu menyentuh.

Itu karena orang tua yang hadir mengambil rapor anaknya didominasi oleh ayah. Para ayah, termasuk di antaranya Wakil Wali Kota Parepare Hermanto hadir langsung, bahkan rela antre dan menunggu giliran untuk mengambil rapor anaknya.

Usai mengambil rapor anaknya di kelas 1.2, Wawali Hermanto memimpin para murid untuk serentak dan kompak mengucapkan “Terima kasih bu guru”. Sebuah tindakan sederhana namun menyentuh dan menginspirasi.

Kepala SDN 3 Parepare H Faisal SPdI MPdI mengapresiasi hadirnya para ayah mengambil rapor anaknya. Hadirnya para ayah ini sekaligus mendukung Surat Edaran Wali Kota Parepare tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah, yang bertujuan sebagai penguatan peran ayah dalam pengasuhan dan pendampingan tumbuh kembang anak.

Gerakan ini juga sebagai bagian dari implementasi program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) sesuai Surat Nomor 1321/PK.02/J.11/2026 perihal Dukungan Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah.

“Terima kasih para ayah, termasuk Bapak Wakil Wali Kota hadir langsung mengambil rapor anaknya. Gerakan Ayah Mengambil Rapor ini benar-benar memberikan dampak baik, memberikan motivasi bagi anak, dan menginspirasi,” ujar Faisal, mengapresiasi.

Apresiasi sama diungkap Ketua Komite SDN 3 Parepare H Bakhtiar Syarifuddin (HBS) yang dihubungi terpisah di lokasi SDN 3.

“Saya mengapresiasi kehadiran figur seorang ayah datang ke sekolah menjemput dan mengambil lapor anaknya. Ini momentum yang sangat berarti seorang ayah yang telah meluangkan waktunya untuk bertemu dan mendengarkan langsung laporan anak dari guru wali kelasnya,” ungkap HBS .

HBS menekankan, kehadiran seorang ayah di sekolah harus memastikan perkembangan anaknya selama proses belajar di sekolah, baik secara akademik maupun tentang sikap dan prilaku anaknya. Sehingga ayah bisa berdiskusi dan bersolusi dengan guru wali kelasnya.

“Semoga kehadiran ayah di sekolah mampu memantik semangat bagi anaknya, untuk lebih bersemangat lagi belajar,” harap HBS yang juga Muassis Majelis Syuhada Parepare.

Wali Kota Parepare dalam surat edarannya menekankan bahwa diperlukan upaya nyata untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak di lingkungan keluarga maupun satuan pendidikan.

Salah satu bentuk keterlibatan tersebut diwujudkan melalui “Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah”, yaitu gerakan yang mendorong kehadiran ayah/wali laki-laki saat pembagian rapor atau evaluasi hasil belajar anak di sekolah.

Kehadiran ayah diharapkan dapat memberikan dukungan emosional, motivasi belajar, serta memperkuat komunikasi antara keluarga dan pihak sekolah.

Beberapa poin dalam surat edaran tersebut di antaranya, pertama, mengimbau ayah/figur ayah (kakak laki-laki, paman, atau pengganti peran ayah) diharapkan hadir ke sekolah pada pembagian rapor anak sesuai jadwal pembagian rapor di sekolah masing-masing.

Kedua, bagi seluruh ASN agar ikut berpartisipasi aktif dan mengedukasi keluarga, kerabat, dan tetangga dalam pengambilan rapor anak di sekolah.

Ketiga, yang dimaksud dengan anak usia sekolah dalam gerakan ini adalah anak-anak yang berada pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Keempat, Kepala Satuan Pendidikan diharapkan memberikan dukungan penuh terhadap Gerakan ini, termasuk mengkomunikasikan kepada seluruh orang tua/wali murid, khususnya para ayah, mengenai imbauan ini, dan mengatur jadwal pengambilan rapor yang memungkinkan partisipasi ayah.

Kelima, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dapat diunggah melalui media sosial dengan menggunakan tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah, serta menandai akun Instagram @dppkbkotaparepare.