Artikelnews, Foxborough – Timnas Prancis berhasil menempatkan diri sebagai tim pertama yang lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Itu setelah tim berjuluk Les Bleus ini menundukkan Timnas Maroko 2-0 pada laga perempat final besar di Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) dini hari.

Namun, sepertinya Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, belum sepenuhnya bisa menerima kekalahan tersebut. Ia menilai jika gol pertama Prancis yang dicetak Kylian Mbappe berbau handball.

Dilansir dari Bolasports.com, pada pertandingan tersebut, dua gol Les Bleus masing-masing dicetak Mbappe di menit ke-60 dan Ousmane Dembele pada menit ke-66.

Mbappe menjebol gawang Maroko dengan tembakan melengkung dari sudut kotak penalti yang gagal dijangkau Yassine Bounou.

Sementara Dembele mencatatkan namanya di papan skor dengan sontekan kaki kanannya dari luar kotak penalti.

Kekalahan ini menyisakan getir bagi wakil Afrika tersebut, terlebih kekalahan ini bisa terhindarkan andai wasit bekerja dengan baik.

Klaim ini diutarakan pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, yang mengungkapkan jika gol Mbappe berbau handball.

Dalam proses gol tersebut, tampak bola mengenai tangan gelandang Prancis, Adrien Rabiot, sebelum membangun serangan yang diakhiri oleh tembakan penyerang Real Madrid itu.

“Gol itu (Mbappe) tercipta dari situasi bola yang diperebutkan,” ujar Ouahbi pascala, dikutip BolaSport.com dari RMC Sport.

“Beberapa pemain (Maroko) sempat berhenti karena mengira ada handball. Memang ada handball. Tetapi saya tidak tahu apakah itu seharusnya dinyatakan pelanggaran atau tidak, saya tidak tahu,” lanjutnya.

Meski begitu, Ouahbi tetap memuji gol indah dari Mbappe yang melepaskan tembakan melengkung ke pojok kiri gawang Singa Atlas.

Pelatih berusia 49 tahun itu bahkan memuji penampilan apik Prancis yang membuat timnya menderita di paruh pertama.

Di babak pertama, Achraf Hakimi dan kawan-kawan digempur habis-habisan oleh Les Bleus dan sempat diganjar hukuman penalti.

Beruntung Bounou tampil cemerlang di bawah mistar dengan menepis penalti Mbappe dan membua sederet penyelamatan gemilang.

Sayangnya di babak kedua gawang Maroko harus jebol dua kali kendati Ouahbi menilai timnya tampil lebih baik ketimbang babak pertama.

“Di babak kedua, kami bertahan lebih baik dan, yang terpenting, kami lebih tenang saat menguasai bola. Performa kami jauh lebih baik,” pungkasnya.

Kekalahan ini membuat Maroko gagal mengulangi pencapaiannya pada Piala Dunia 2022 yang sukses menembus semifinal.

Di samping itu, kekalahan ini membuat Singa Atlas untuk kali kedua disingkirkan Prancis di babak gugur Piala Dunia setelah di edisi sebelumnya takluk 0-2 di semifinal.

Sementara itu, Les Bleus menembus semifinal ketiganya secara beruntun di turnamen ini dan tinggal menanti pemenang Belgia versus Spanyol untuk bertemu lawannya di semifinal Piala Dunia 2026.