Artikelnews.com, Parepare — Dalam upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Inspektorat Daerah Kota Parepare kembali melahirkan terobosan baru di bidang pengawasan berbasis digital. Tiga inovasi sistem informasi utama kini resmi dihadirkan untuk memperkuat fungsi audit dan pengawasan internal pemerintah daerah.
Ketiga inovasi tersebut meliputi SIPANTAU (Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut), SIKANDA (Sistem Informasi Kerugian Daerah), dan SITUNTAS (Sistem Informasi Tugas dan LHP Tuntas). Seluruh layanan ini telah diintegrasikan ke dalam satu portal terpadu bernama SIKAT (Sistem Informasi Kinerja dan Audit Terpadu).
Inspektur Daerah Kota Parepare Iwan Asaad mengatakan, kehadiran tiga sistem ini dirancang untuk menjawab tantangan pengelolaan data pengawasan yang selama ini membutuhkan waktu ekstra. “Dengan adanya SIPANTAU, proses pemantauan terhadap tindak lanjut hasil pemeriksaan kini dapat dilakukan secara real-time dan terukur. Sistem ini memastikan setiap rekomendasi dari pengawas dapat diselesaikan oleh entitas terkait secara tepat waktu,” ujar Iwan Asaad.
Selanjutnya, SIKANDA hadir sebagai solusi strategis untuk mengelola, memetakan, serta mengawal penyelesaian kerugian daerah secara lebih sistematis dan transparan. Melalui sistem ini, potensi kebocoran anggaran dapat ditekan, dan proses tuntutan perbendaharaan maupun ganti rugi dapat terpantau dengan baik.
Melengkapi kedua sistem tersebut,
Inspektorat juga mengusung SITUNTAS. Sesuai namanya, sistem ini berfokus pada digitalisasi manajemen penugasan pengawasan hingga Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). SITUNTAS menjamin seluruh administrasi pengawasan berjalan lebih efektif, tuntas, dan terdokumentasi dengan rapi.
Integrasi ketiga sistem di dalam SIKAT ini diharapkan tidak hanya memangkas birokrasi yang berbelit, tetapi juga menyediakan basis data yang akurat bagi pimpinan dalam mengambil keputusan strategis. Dengan ekosistem pengawasan yang semakin modern, Inspektorat optimis kualitas pelayanan dan pengawalan jalannya pemerintahan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Dengan pengelolaan informasi pengawasan, kinerja, dan audit yang kini saling terhubung, Inspektorat berharap integrasi inovasi ini menjadi motor penggerak terciptanya pemerintahan yang bersih (clean government) dan tata kelola yang baik (good governance).




