Artikelnews.com, Parepare — Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) resmi menarik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 28 di beberapa Kecamatan di Parepare.

Itu setelah selama 45 hari mulai dari pelepasan sampai dengan penarikan, mahasiswa melakukan pengabdian kepada masyarakat yang tersebar di beberapa posko. Kegiatan penarikan sekaligus dilakukan pelepasan oleh aparat pemerintah setempat di lokasi KKN masing-masing.

Penarikan di wilayah Kecamatan Bacukiki dilakukan dalam prosesi sederhana, namun berkesan dan sarat makna di Aula Kantor Kecamatan Bacukiki, Senin (7/9/2026).

Hadir Camat Bacukiki Muh Syakir didampingi Sekretaris Kecamatan Bacukiki Andi Satria Burhanuddin, beserta jajaran. Dari Umpar hadir LPPM, Koordinator Kecamatan (Korcam) Bacukiki Jusvari Genda, bersama para mahasiswa KKN di Kecamatan Bacukiki.

Camat Bacukiki Muh Syakir dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pengabdian para mahasiswa selama KKN di Bacukiki. “Terima kasih atas kontribusinya yang baik di masyarakat selama KKN. Program-program teman-teman mahasiswa KKN sangat membantu kami dan berdampak nyata kepada masyarakat. Kami berharap silaturahmi tidak putus sampai di sini, interaksi dan silaturahmi harus tetap berlanjut,” ujar Syakir.

Korcam Bacukiki Jusvari Genda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat di Bacukiki yang sudah menerima dengan baik para mahasiswa selama ber-KKN.

“Alhamdulillah, berbagai program kerja yang telah dilaksanakan termasuk KKN Expo semoga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Semoga pengalaman selama KKN dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjadi agen perubahan dan membawa nilai-nilai Muhammadiyah di tengah masyarakat,” kata Jusvari Genda yang juga Anggota DPRD Parepare.

Sementara mahasiswa KKN, Fuad Hasan, Koordinator Posko 3 Kelurahan Lemoe, dan Gita, anggota Posko 3 Lemoe turut menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat dan pemerintah, serta kerja sama yang baik selama KKN di Bacukiki. “Alhamdulillah di Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki ini MasyaAllah sekali warganya ramah, baik hati,” ungkap Gita.

Prosesi penarikan ditandai dengan penyerahan kembali mahasiswa KKN dari Dosen Pembimbing Lapangan kepada pihak kampus, serta penyerahan cendramata dari mahasiswa kepada Camat Bacukiki dan jajarannya.

Dengan penarikan ini, resmi berakhir sudah rangkaian kegiatan mahasiswa KKN angkatan 28 Umpar. Diharapkan program-program yang telah dirintis dapat dilanjutkan oleh masyarakat setempat.