Artikelnews, Bandung – Remaja kelas VII Bilingual Taruna Bakti, Bandung, Jawa Barat, bernama Felcia Kinsey Alzena Gari Setiawan, memiliki keistimewaan yang jarang dimiliki anak seusianya.
Gadis berparas manis ini memiliki IQ di atas rata-rata, yakni 137. Hasil itu menempatkannya dalam kategori anak cerdas istimewa berbakat istimewa (CIBI).
Anak-anak CIBI dikenal memiliki kematangan psikologis lebih baik. Mereka mampu menempatkan diri saat berbicara, beradaptasi, dan mengelola waktu dengan bijak.
Secara akademik, mereka tahu kapan harus belajar, berorganisasi, atau sekadar menikmati waktu dengan teman.
Felcia dikenal tekun dan teliti, baik dalam bidang akademik maupun seni. Kemampuannya dalam problem solving juga di atas rata-rata.
Tak hanya menorehkan segudang prestasi, Felcia juga aktif sebagai sekretaris OSIS, menunjukkan kemampuannya dalam manajemen diri dan organisasi.
“Pelajaran aku lebih suka menghitung kayak matematika gitu, kadang juga sejarah,” ujar Felcia, dilansir dari Kompas.com, Selasa (8/9/2026)
“Matematika itu kayak kita mencari jawaban gitu, pas dapat jawaban tuh puas banget. Kita pakai logika juga pas ngitung. Aku emang suka berhitung,” sambungnya.
Meski menyukai tantangan, Felcia tak menutup diri dari rasa jenuh.
“Kadang iya bosan, tapi kadang enggak juga sih. Bosannya itu kalau dengerin materi gitu,” katanya polos.
Baginya, cara terbaik mengatasi kebosanan bukan berhenti, melainkan memberi waktu untuk diri sendiri.
“Biasanya aku istirahat dulu, nanti lanjut lagi. Terus aku juga suka nyatat-nyatat,” ucapnya.
Menariknya, kebiasaan mencatat bukan hanya saat diminta guru. Ia kerap menulis atas inisiatif sendiri dan bahkan memiliki diary khusus untuk pelajaran.
“Iya, ada diary atau catatan khusus buat mata pelajaran,” ujarnya ringan.
Kebiasaan ini membantunya fokus di kelas dan mengingat pelajaran lebih baik.
“Kalau di kelas, ya dengerin guru. Disuruh catat kadang, tapi kalau nggak disuruh pun aku kadang catat juga,” katanya.
Soal pergaulan, Felcia merasa nyaman di lingkungan sekolahnya.
“Sejauh ini baik, belum ada konflik antar teman. Di Taruna Bakti muridnya banyak, jadi kita bisa bersosialisasi dengan banyak orang. Muridnya juga baik-baik dan mudah bersosialisasi,” tuturnya.
Di sela kesibukannya belajar, Felcia tetap menyempatkan diri untuk bersenang-senang bersama teman.
“Biasanya ngobrol aja sama teman, bisa tentang apa aja, kadang juga ngobrolin pelajaran,” ujarnya.
Felcia mengaku tak punya banyak hobi di luar akademik karena sejak kecil difokuskan pada kegiatan belajar.
“Hobi aku itu lebih ke akademik,” katanya sambil tertawa kecil.
Dulu, ia sempat belajar piano, namun kini lebih banyak mengikuti les bimbel dan bahasa Inggris. Meski begitu, Felcia tetap tahu cara menikmati waktu.
“Kalau di sekolah, aku menyenangkan diri dengan main bareng teman. Aku senang bersosialisasi, ngobrol sama teman,” katanya.




