Artikelnews, Banjarmasin – Pria bernama Riyanda (30), penumpang kapal KM Viro Transport 8 asal Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, berhasil selamat setelah terjun dari kapal dan berpegangan pada triplek di tengah laut.
KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan ketika dalam perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Ahad (13/9/2026).
Kapal tersebut membawa 243 orang dan dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 Wita.
Laporan pertama diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin sekitar pukul 04.10 Wita.
Dilansir oleh Tribunnews.com, Selasa (15/9/2026), Riyanda menceritakan, saat itu masih tertidur ketika suasana kapal mendadak berubah pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 23.30 Wita.
Ia terbangun setelah mendengar suara riuh penumpang yang panik. Ketika keluar mencari jalan, kondisi kapal sudah miring.
Riyanda kemudian langsung menceburkan diri ke laut dengan mengenakan baju pelampung yang tersedia di kapal.
“Posisi kapal sudah miring, saya langsung mencebur ke laut dengan mengenakan baju pelampung di kapal,” jelas Riyanda.
Namun, perjuangan Riyanda untuk bertahan hidup belum selesai setelah berhasil keluar dari kapal.
Saat terjun, tubuhnya sempat membentur lambung kapal hingga menyebabkan dahinya terluka.
Ia kemudian bertahan di tengah laut selama sekitar satu jam, selama terombang-ambing Riyanda cukup banyak menelan air laut, sementara ombak tinggi terus menghantam wajahnya.
“Setelah terjun dari kapal saya berpegangan tripleks,” kata Riyanda.
Di tengah kondisi tersebut, Riyanda menemukan sekoci milik KM Virgo Transport 8 yang berhamburan.
Sekoci itu kemudian digunakan untuk membawa empat orang hingga akhirnya MV Haida melintas dan memberikan pertolongan.
Riyanda bersama 69 orang lainnya kemudian dievakuasi dan dibawa ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Ahad malam.
Meski berhasil selamat, Riyanda masih diliputi rasa khawatir, karena sebelumnya ia berangkat dari Cilacap menuju Banjarmasin bersama lima orang lainnya untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Selatan.
Dari enam orang tersebut, baru Riyanda dan satu rekannya yang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Sementara empat orang lainnya hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Kondisi tersebut terjadi di tengah proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang masih berlangsung.
Basarnas terus mengerahkan unsur laut dan udara untuk menemukan korban yang belum dievakuasi.




