Artikelnews, Semarang – Kebakaran pada sebuah rumah di Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, menyebaban nyawa dua bocah di bawah lima tahun (balita) melayang.
Kebakaran yang terjadi pada Kamis (27/8/2026) siang itu, diduga berasal dari kebocoran gas.
Kedua korban adalah N yang berusia enam bulan dan A yang berusia empat tahun.
N sempat menjalani perawatan intensif tiga hari di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Kariadi Semarang, dan dinyatakan meninggal dunia pada Ahad (30/8/2026).
Sementara A yang menderita luka bakar 80 persen sempat menjalani perawatan di RS Hermina Banyumanik sebelum dilarikan ke RSUP Dr Kariadi. Namun, A dinyatakan meninggal dunia pada Kamis malam.
Kepala Polsek Banyumanik Polrestabes Semarang, Kompol Hengky Prasetyo, menyebutkan bahwa kedua balita meninggal akibat luka bakar yang hampir mengenai seluruh tubuh mereka.
“Betul, dua balita meninggal saat menjalani perawatan. Sedangkan korban dewasa, yang merupakan ART di rumah tersebut, masih dirawat dan belum dapat dimintai keterangan,” tutur Hengky, dikutip dari mediaindonesia.com, Senin (31/8/2026).
Terkait penyebab kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam. Dugaan sementara muncul dari keterangan warga sekitar yang sempat mendengar suara ledakan dari dalam rumah yang saat itu dalam kondisi terkunci.
Api diduga berasal dari kebocoran tabung gas elpiji yang kemudian menyambar kompor yang sedang menyala.
Saat ini, masih ada satu korban yang menjalani perawatan di rumah sakit, yakni Nurjanah (50) asisten rumah tangga (ART).




