Artikelnews, Makassar – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, bersama Wali Kota Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri malam puncak Pesta Rakyat dalam rangka peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) malam ini, turut dihadiri sejumlah Anggota DPRD Kota Makassar dan Sekretaris DPRD Makassar Andi Rahmat Mappatoba.
Sedangkan Wali Kota Makassar hadir dengan didampingi oleh Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Sekda Makassar Andi Zulkifly, serta sejumlah pejabat Pemkot Makassar lainnya.
Kehadiran jajaran DPRD Kota Makassar menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan sekaligus momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat.
Malam puncak Pesta Rakyat tersebut turut diwarnai berbagai kegiatan hiburan dan kebersamaan yang melibatkan masyarakat. Antusiasme warga dari kedua kecamatan menunjukkan semangat kebersamaan serta partisipasi masyarakat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan.
Melalui momentum ini, DPRD Kota Makassar berharap semangat kebersamaan dan gotong royong antara pemerintah daerah, DPRD, serta masyarakat dapat terus terjaga dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Makassar.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar kembali menekankan pentingnya menjaga lingkungan yang merupakan tugas semua, baik pemerintah maupun masyarakat.
“Di Kecamatan Tamalanrea, kita terus memperluas program iuran sampah gratis. Dari 5.366 rumah yang telah menerima manfaat, cakupan program kembali diperluas dengan potensi total mencapai 12.501 KK. Tapi satu hal yang selalu saya tekankan, keringanan dari pemerintah harus berjalan bersama dengan kesadaran kita untuk mulai mengelola dan memilah sampah dari rumah,” ujar wali kota.
Ia menambahkan, lewat Pesta Rakyat Tamalanrea, pihaknya juga kembali mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan bersama-sama, mengelola sampah dari sumber, hingga memanfaatkan lahan terbatas melalui urban farming.
“Karena pembangunan kota tidak akan berjalan maksimal tanpa kolaborasi. Pemerintah bergerak, masyarakat ikut mengambil peran, dan Makassar kita jaga bersama,” jelas Munafri.




