Artikelnews, Polman – Ketua DPD Partai Golkar Sulbar yang juga Bupati Polman, H Samsul Mahmud, turun langsung ke lokasi bencana kebakaran di Dusun Kappung Tulu, Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Ahad (1/3/2026).

Didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Sulbar, Usman Suhuriah, bersama sejumlah pengurus Golkar Sulbar dan Golkar Polman, Samsul Mahmud memberikan motivasi dan semangat kepada para korban terdampak kebakaran, sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan, baik berupa uang tunai maupun kebutuhan pangan.

Samsul Mahmud berharap agar para korban bencana kebakaran untuk tetap sabar. Karena ini cobaan yang siapa pun pasti tidak ingin menginginkan terjadi.

“Ini adalah cobaan kesabaran kita bersama. Dalam kapasitas kami sebagai pimpinan partai sekaligus sebagai Bupati Polewali Mandar tentunya kami sangat prihatin atas musibah ini. Insya Allah sebagai pribadi, sebagai pimpinan partai maupun dalam menjalankan tugas fungsi kami sebagai kepala daerah akan terus hadir hingga para warga yang menjadi korban merasa aman,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya datang ke lokasi kebakaran bersama rombongan Golkar Sulbar dan Golkar Polman untuk turut merasakan cobaan ini. hadir juga untuk membawa bantuan demi meringankan beban yang dihadapi para korban.

“Sebagai kepala daerah sejak semalam kami juga telah berkoordiansi secara intensif dengan lingkup pemerintah daerah untuk segera memberikan tanggap darurat,” ujarnya.

Sekretaris Golkar Sulbar, Usman Suhuriah, menambahkan, adapun rincian bantuan yang diserahkan pada hari ini yaitu, Golkar Sulbar menyerahkan 300 karung beras, uang tunai Rp50 juta, dan mi instan 50 dos.

Sedangkan bantuan dari Golkar Polman terdiri dari, air mineral 100 dos, sarung 120 pcs, telur 50 rak, dan uang tunai Rp10 juta.

“Jadi bantuan yang kami serahkan terdiri dari bantuan pengurus Golkar provinsi dan pengurus Golkar Kabupaten Polman. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban dan berharap tetap sabar dan ada hikmah di balik semua cobaan,” ujar Usman Suhuriah.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) malam ini, menghanguskan sedikitnya 35 rumah dan berdampak pada sekitar 173 jiwa yang kehilangan tempat tinggal.