Artikelnews.com, Parepare — Ketua Komite UPTD SDN 3 Kota Parepare H Bakhtiar Syarifuddin (HBS) menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Parepare atas atensinya membangun toilet (WC) yang representatif di beberapa sekolah di Parepare.
Terkhusus di SDN 3, HBS menilai toilet yang dibangun sudah representatif, standar, aman dan nyaman bagi siswa.
“Saya sudah melihat langsung toilet yang dibangun di SDN 3, kelihatan representatif, memenuhi standar, aman dan nyaman untuk siswa. Meskipun jumlah toilet dan banyaknya murid di SDN 3 belum memenuhi rasio standar, namun atensi Pemerintah Kota, Bapak Wali Kota untuk menghadirkan toilet representatif layak diapresiasi,” ujar HBS yang juga Muassis Majelis Syuhada Parepare.
Apresiasi sama diungkap Kepala SDN 3 Parepare H Faisal SPdI MPdI.
“Alhamdulillah, terima kasih Bapak Wali Kota, Pemerintah Kota atas perhatiannya, toiletnya bagus, aman dan nyaman untuk siswa. Toilet yang baru ini kita manfaatkan khusus untuk siswa perempuan, sementara untuk laki-laki terpisah,” kata Faisal.

Faisal mengemukakan, total jumlah toilet di SDN 3 saat ini ada delapan unit, yang digunakan oleh sekitar 570 siswa di sekolah ini.
Rasio ideal toilet dan siswa di sekolah diatur dalam Permendikbud Nomor 24 Tahun 2007, yaitu 1:60 untuk laki-laki (1 toilet untuk 60 siswa) dan 1:50 untuk perempuan.
Toilet harus dipisah berdasarkan gender dan memiliki luas minimal 2Â per unit. Standar ini penting untuk mendukung sanitasi layak dan mencegah putus sekolah.Â
Ketentuan ini juga mengatur toilet siswa dan guru harus dipisah. Dari beberapa referensi menyarankan rasio yang lebih ketat, yakni 1:25 untuk SD, 1:50 untuk SMP, dan 1:75 untuk SMA agar lebih higienis.
Kemudian dalam toilet wajib tersedia air bersih dan dalam kondisi bersih. Toilet juga harus ramah disabilitas. Itu untuk memenuhi standar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).





Tinggalkan Balasan