Artikelnews.com, Parepare — Ratusan jemaah Majelis Syuhada Kota Parepare kembali Istiqomah hadir melakukan Safari Salat Subuh Berjamaah, Jumat Subuh (6/3/2026).
Kali ini para Pejuang Subuh dengan mengenakan pakaian kemuliaan busana Muslim serba putih putih hadir memutihkan Masjid Taqwa Lakessi, Jalan Lasinrang, Parepare.
Wakil Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Taqwa Lakessi Dr. Badruzzaman Nawawi, MH, terharu menyambut hangat kehadiran jemaah Majelis Syuhada yang memakmurkan masjid tersebut.
“Saya mewakili Bapak Ketua (Ketua DKM Masjid Taqwa) beserta seluruh jemaah Masjid Taqwa menyambut hangat kehadiran jemaah Pejuang Subuh dalam kebersamaan dan silaturahmi. Terima kasih sudah memutihkan dan merapatkan shaf, memakmurkan Masjid Taqwa dalam salat Subuh berjamaah,” ujar Badruzzaman dalam sambutannya sekaligus menjadi kultum (ceramah singkat) Subuh.
Badruzzaman mengakui kehadiran para Pejuang Subuh adalah karena cinta. Kecintaan kepada Allah SWT, dan kecintaan untuk bersilaturahmi sesama umat. Semua karena cinta. Persamaan hadir atas nama cinta, dan perbedaan yang terjadi adalah hal alami.
“Semua adalah kesengajaan Allah yang ciptakan manusia, perlu ada perbedaan. Karena dengan adanya perbedaan itu manusia saling memaklumi. Dan yang membuat kita berbeda itu adalah sunah-sunah, bukan yang wajib,” ungkap Badruzzaman yang juga Dosen Hukum Tata Negara IAIN Parepare.
Dia menilai para Pejuang Subuh sudah naik level di kelas 3. Itu karena pada waktu Subuh sangat susah seseorang untuk bangun salat dan berjamaah. Tapi para Pejuang Subuh Majelis Syuhada sudah secara rutin melakukannya setiap Jumat Subuh.
“Para Pejuang Subuh Majelis Syuhada lebih mayoritas berada di taraf khusus. Kalau ada yang iri hati, ada yang fitnah, sabar ki, diam maki saja. Karena kita semua orang-orang khusus,” pesan Badruzzaman.

Muassis Majelis Syuhada H Bakhtiar Syarifuddin (HBS) mengapresiasi sambutan hangat pengurus dan jemaah Masjid Taqwa. Secara khusus HBS memuji Ustaz Sulaiman yang memimpin salat Subuh, yang dinilainya membawa ke suasana 40, 50 tahun lalu.
HBS mengemukakan, Masjid Taqwa ini berkesan dan ikonik, karena salah satu masjid tertua yang memiliki ciri khas. Dia juga mengapresiasi ibu-ibu Majelis Taklim Masjid Taqwa yang sudah lama menantikan kehadiran jemaah Majelis Syuhada.
HBS menyinggung jemaah yang hadir dalam Safari Salat Subuh kali ini berkisar 700 orang laki-laki maupun perempuan. Mereka semua para Pejuang Subuh yang naik kelas di tempat terbaik.
Dalam kesempatan itu, HBS mengaku terharu karena kehadiran Ketua Dewan Syuro Majelis Syuhada yang juga Wakil Wali Kota Parepare pada masanya H Pangerang Rahim meski masih dalam proses pemulihan pasca sakitnya.
“Tapi karena kerinduan beliau kepada jemaah Majelis Syuhada, beliau memaksakan diri untuk hadir. Karena itu sahabat-sahabat Pejuang Subuh mari kita tetap Istiqomah, jaga stamina untuk bisa terus salat Subuh berjamaah, jangan pernah berhenti,” seru HBS.
HBS mengingatkan, Safari Salat Subuh kali ini adalah Jumat ketiga Ramadan 1447 Hijriah, satu Jumat Subuh lagi akan meninggalkan Bulan Ramadan. Karena itu, manfaatkan momentum ini untuk beribadah maksimal demi meraih pahala berlipat ganda di bulan penuh berkah ini.
Di penghujung safari, HBS kembali mengingatkan para Pejuang Subuh untuk menyiapkan sedekah terbaiknya.
“Siapkan sedekah subuh terbaik. Karena dahsyatnya sedekah subuh memudahkan doa kita dikabulkan. Gemarkan sedekah jika kita ingin panjang umur, dan manfaatkan silaturahmi untuk panjang umur. Jadi jangan lupa gemarkan sedekah subuh. Tidak perlu jumlahnya banyak yang penting terus menerus dan Istiqomah. Karena malaikat bersama kita yang bersedekah, Insya Allah doa kita dikabulkan,” tegas HBS.
Terakhir, HBS mengingatkan bahwa Safari Salat Subuh Jumat terakhir Ramadan adalah di Masjid Terapung BJ Habibie Parepare. Karena itu, jangan sampai Ramadan meninggalkan jemaah tanpa kesan berarti.






Tinggalkan Balasan