Artikelnews, Makassar – Lama tak terdengar kabarnya, kini mama Manohara Odelia Pinot kembali ramai diperbincangkan publik setelah muncul dalam konten TikTok “Halo Qaqa” yang dibagikan kreator Bunga Sartika.

Kemunculan tersebut membuat banyak warganet penasaran dengan kehidupan terbaru sosok yang sempat menjadi perhatian publik Indonesia dan Malaysia pada 2009 lalu.

Sejak tahu 2013 silam, Manohara memilih untuk meninggalkan dunia hiburan. Dalam wawancaranya di acara Okay Bos pada 2020, Mano mengaku memiliki cita-cita lain yang ingin ia eksplorasi di luar dunia entertainment.

“Bukan passion-nya di situ aja. Saya rasa masih banyak hal lain yang ingin dieksplor,” ujar Manohara saat menjadi bintang tamu di acara Okay Bos, dikutip dari kanal YouTube Trans7 Official, tahun 2020 lalu.

Perempuan kelahiran Jakarta, 28 Februari 1992 itu mengaku tidak menyesal meninggalkan dunia hiburan yang telah membesarkan namanya. Baginya, perjalanan sebagai artis menjadi bagian dari pengalaman hidup yang berharga.

Dilansir dari Grid.id, Ahad (10/5/2026) sebelum vakum, Mano dikenal sebagai model dan aktris yang aktif membintangi sejumlah sinetron dan film. Ia memulai debut akting lewat sinetron Manohara pada 2009 yang terinspirasi dari kisah hidupnya sendiri. Setelah itu, ia membintangi sejumlah judul seperti Doa dan Karunia, Supergirl, Perempuan Pembawa Berkah, hingga Cinta Salsabilla.

Tak hanya sinetron, Mano juga sempat menjajal dunia film layar lebar lewat Loe Gue End, Aku Cinta Kamu, Me & You vs The World, hingga The Guys. Film El pada 2018 menjadi proyek layar lebar terakhir yang dibintanginya.

Kini, Manohara memilih fokus pada dunia bisnis dan aktivitas sosial. Ia menjalankan usaha di bidang penerbitan sejak 2015 yang bergerak dalam pembuatan konten perusahaan dan majalah korporasi.

Dikutip melalui Tribunnews.com, Mano juga menjadi investor di bisnis kuliner atau food and beverage (FnB). Ia mengaku masih banyak belajar dalam dunia usaha tersebut bersama rekan-rekan yang sudah berpengalaman.

Namun, aktivitas yang paling menyita perhatiannya saat ini adalah menjadi relawan perlindungan satwa liar bersama organisasi Jakarta Animal Aid Network (JAAN).

“Saya sangat aktif menjadi relawan di Jakarta Animal Aid Network (JAAN),” ujar Mano.

Kegiatan tersebut berfokus pada rehabilitasi, relokasi, dan pelepasliaran satwa liar asli Indonesia. Belum lama ini, Mano bersama tim JAAN bahkan melepasliarkan 64 ekor makaka ekor panjang eks topeng monyet ke habitat aslinya.

“Harapan kita dengan ini sudah tidak ada lagi makaka ekor panjang dan beruk yang dijadikan topeng monyet karena itu hal yang sangat tidak etikal,” katanya.

Kecintaannya terhadap satwa Indonesia menjadi alasan utama Mano aktif di bidang tersebut. Menurutnya, banyak satwa asli Indonesia yang kini terancam punah akibat kerusakan lingkungan dan eksploitasi.

Selain aktif sebagai relawan, Manohara juga sempat terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur I pada Pemilu 2019 melalui Partai NasDem.

Di tengah kesibukannya saat ini, Mano mengaku tetap menjalani hidup dengan santai. Soal kehidupan pribadi, ia juga mengaku tidak memiliki trauma terhadap pernikahan meski pernah mengalami pengalaman pahit di masa lalu.

“Enggak sih. Enggak ada trauma apa-apa sih,” ucapnya saat ditanya soal kemungkinan menikah lagi.

Ia pun memilih menjalani hidup seperti air mengalir tanpa menetapkan kriteria khusus untuk calon pendamping di masa depan.(*)