Artikelnews.com, Parepare — Pemerintah Kota Parepare melakukan rekonsiliasi data untuk memastikan pekerja rentan yang akan mendapatkan perlindungan sosial melalui program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), terdata secara akurat dan tepat sasaran.
Program Jamsostek gratis bagi pekerja rentan ini merupakan salah satu implementasi dari 18 program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare Tasming Hamid dan Hermanto.
Rekonsiliasi data dilakukan dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan, di Ruang Rapat Bappeda Parepare, Selasa (12/5/2026).
Rapat dihadiri oleh Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun yang diwakili oleh Sekretaris Bappeda A Muh Dirham, Kepala Dinas Tenaga Kerja Parepare yang diwakili oleh Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek M Anwar Amir, Dinas Sosial Parepare, Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Parepare, para Camat dan Lurah, serta para stakeholder terkait.
Anwar Amir dalam kesempatan itu mengemukakan rekonsiliasi data ini penting dalam mengimplementasikan program Wali Kota Parepare untuk memastikan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi para pekerja rentan tepat sasaran.
“Melindungi masyarakat khususnya pekerja rentan membuktikan pemerintah hadir untuk masyarakat. Karena itu finalisasi data hari ini adalah langkah strategis untuk memastikan penerima manfaat tepat sasaran dan bukan tetap sasaran,” kata Anwar.
Anwar menekankan, dengan data yang akurat, perlindungan sosial bagi warga dapat terwujud lebih maksimal dan merata.
Rekonsiliasi data pekerja rentan ini mencakup 22 Kelurahan di Parepare. Rencananya, Pemkot Parepare pada tahun ini menyasar 1.400 kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi pekerja rentan dengan menyiapkan anggaran senilai total Rp240 juta. Cakupan kepesertaan tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu yang hanya 1.000 peserta.
Rekonsiliasi data menghasilkan penetapan data pekerja rentan yang akan diikutsertakan dalam program Jamsostek gratis tahun ini.




