Artikelnews, Makassar – Produsen motor asal Jepang, Yamaha, resmi memperkenalkan Yamaha Vino 2026 di Jepang.
Skutik bergaya retro-pop ini tetap mempertahankan desain klasik yang menjadi ciri khasnya, namun menawarkan kepraktisan untuk mobilitas harian di perkotaan.
Di pasar Jepang, Yamaha Vino 2026 dipasarkan dengan harga sekitar Rp24,2 jutaan. Dengan banderol tersebut, Vino menjadi salah satu skutik retro entry level yang menyasar pengguna perkotaan yang mengutamakan kemudahan berkendara dan efisiensi bahan bakar.
Dilansir dari Otorider, Ahad (14/6/2026), secara tampilan, Yamaha Vino 2026 mengusung desain membulat khas skutik retro. Lampu depan berbentuk bulat, lekukan bodi yang halus, serta proporsi yang mungil membuatnya tampil ramah dan menarik untuk berbagai kalangan pengendara.
Dimensinya juga sangat kompak dengan panjang 1.650 mm, lebar 670 mm, dan tinggi 1.015 mm. Jarak sumbu roda mencapai 1.180 mm dengan tinggi jok 720 mm.
Bobotnya hanya 81 kg sehingga mudah dikendalikan saat bermanuver di jalan sempit maupun ketika diparkir.
Karakter tersebut membuat Vino cocok digunakan untuk perjalanan jarak pendek di area perkotaan yang padat.
Meski berkapasitas mesin kecil, Yamaha Vino tetap menawarkan sejumlah fitur yang mendukung penggunaan sehari-hari.
Di bawah jok tersedia bagasi berkapasitas sekitar 20 liter yang cukup untuk menyimpan helm atau jas hujan. Selain itu terdapat kompartemen penyimpanan di bagian depan untuk barang-barang kecil yang mudah dijangkau.
Vino juga dibekali soket listrik 12V yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi daya smartphone atau perangkat elektronik lainnya saat berkendara.
Tak hanya itu, skutik ini memiliki sistem Idling Stop yang akan mematikan mesin secara otomatis saat berhenti dan kembali menyala ketika tuas gas diputar, sehingga membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Menariknya, dikutip dari Greatbiker, Yamaha Vino 2026 menggunakan mesin eSP milik Honda yang diproduksi melalui kerja sama OEM di Jepang.
Jantung pacunya berupa mesin 49 cc, 4-tak, SOHC, 2-katup, berpendingin cairan yang mampu menghasilkan tenaga 4,5 dk pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 4,1 Nm pada 6.000 rpm.
Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis CVT dengan V-belt. Karakter mesin ini lebih menitikberatkan pada konsumsi bahan bakar yang irit, suara mesin yang halus, serta kemudahan pengoperasian untuk penggunaan harian.
Meski sama-sama mengusung desain retro, Yamaha Vino 2026 dan Yamaha Fino 125 memiliki karakter yang sangat berbeda.
Di Indonesia, Yamaha Fino 125 tersedia dalam tiga varian, yakni Sporty dan Premium yang dijual Rp 20,4 juta OTR Jakarta, serta Grande dengan harga Rp 21,61 juta OTR Jakarta.
Perbedaan terbesar terletak pada sektor mesin. Yamaha Vino mengandalkan mesin 49 cc dengan tenaga 4,5 dk dan torsi 4,1 Nm, sementara Yamaha Fino menggunakan mesin Blue Core 125 cc berpendingin udara, 4-tak SOHC dengan sistem injeksi bahan bakar.




