Artikelnews, Makassar – Produsen motor Jepang Yamaha diperkirakan tengah menyiapkan generasi baru Skutik Yamaha Mio dengan konsep yang berbeda.
Kali ini, bukan lagi sekadar skuter matik sederhana, Great Biker menyebut Mio baru diperkirakan bisa diarahkan menjadi skuter 125 cc yang lebih sporty, modern, tetapi tetap ringan.
Dilansir dari Pontianak Post, Selasa (25/8/2026), di saat pasar skuter yang semakin kompetitif, konsumen tidak hanya mencari kendaraan murah dan praktis, tetapi juga mempertimbangkan desain, fitur, serta teknologi.
Kondisi tersebut membuat nama Mio memiliki peluang untuk kembali dengan identitas baru.
Konsep yang menarik adalah mempertahankan karakter utama Mio berupa bodi kompak dan bobot ringan, lalu menggabungkannya dengan tampilan lebih agresif.
Jika proyek ini terealisasi, mesin Blue Core 125 cc menjadi salah satu opsi paling logis. Basis tersebut sudah digunakan Yamaha Mio M3 125 di Indonesia.
Mio M3 memakai mesin 124,96 cc dengan tenaga 9,5 PS dan torsi 9,6 Nm. Karakter mesin seperti ini cukup untuk kebutuhan perkotaan sekaligus menjaga efisiensi dan biaya produksi.
Generasi baru berpotensi memakai teknologi mesin yang lebih modern agar respons akselerasi dan kenyamanan meningkat.
Mio M3 memiliki bobot 101 kg. Angka tersebut menjadi salah satu keunggulan penting karena membuat motor mudah dikendalikan di jalan perkotaan.
Karakter ringan ini sebaiknya tetap dipertahankan jika Mio kembali. Yamaha juga perlu menjaga dimensinya agar tidak terlalu dekat dengan Fazzio, Grand Filano, maupun FreeGo.
Mio baru berpeluang mendapat panel digital, lampu LED, Smart Key, port pengisian daya, Stop & Start, hingga konektivitas Y-Connect pada varian tertentu.
Namun, penambahan fitur harus tetap dikontrol. Daya tarik utama Mio justru terletak pada konsep skuter yang sederhana, ringan, dan terjangkau.
Jika Yamaha mampu menggabungkan tiga karakter terse




