Artikelnews.com, Parepare — RSUD Andi Makkasau Kota Parepare terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi. Kini RSUD Andi Makkasau melalui inovator Nurliati, S.Kep,Ns.,M.Kep mengembangkan inovasi INDRAPADA (Identitas Sementara Pasien Gawat Darurat).
INDRAPADA merupakan inovasi yang dapat menjadi solusi praktis dalam menghadapi permasalahan identifikasi pasien yang belum diketahui identitasnya pada saat datang ke pelayanan gawat darurat.
Inovator Nurliati menjelaskan, pelayanan pasien gawat darurat merupakan pelayanan yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan keselamatan dalam setiap tahapan prosesnya. Kondisi pasien yang datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) tidak selalu memungkinkan petugas memperoleh identitas pasien secara lengkap. Pasien dapat datang dalam keadaan tidak sadar, mengalami gangguan komunikasi, tidak membawa kartu identitas, atau datang tanpa didampingi keluarga.
Kondisi tersebut dapat menjadi tantangan dalam proses identifikasi pasien. Padahal, identifikasi pasien merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keselamatan pasien karena hampir seluruh proses pelayanan, mulai dari pemeriksaan, pemberian obat, tindakan medis, pemeriksaan penunjang, hingga pemindahan pasien, bergantung pada ketepatan identitas.
“Sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut, dikembangkan inovasi INDRAPADA, yaitu Identitas Sementara Pasien Gawat Darurat. INDRAPADA merupakan sistem pemberian identitas sementara yang digunakan bagi pasien gawat darurat pada saat pertama kali mendapatkan pelayanan,” ungkap Nurliati.
Melalui pemberian identitas sementara yang unik, jelas, dan terstandar, pasien tetap dapat memperoleh pelayanan secara cepat tanpa mengabaikan prinsip keselamatan pasien. INDRAPADA juga membantu meningkatkan ketertelusuran pelayanan, mempermudah dokumentasi, memperlancar komunikasi antarpetugas, serta mengurangi risiko kesalahan identifikasi dan duplikasi data.
Dengan penerapan yang konsisten, INDRAPADA diharapkan tidak hanya menjadi sebuah inovasi administratif, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengendalian risiko dan budaya keselamatan pasien di rumah sakit.
Pada akhirnya, inovasi INDRAPADA berorientasi pada satu tujuan utama, yaitu memastikan setiap pasien gawat darurat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan terdokumentasi dengan baik, meskipun identitas pasien belum diketahui pada saat pertama kali datang.




