Artikel.news, Parepare — Puluhan peserta hadir mengikuti Workshop Jurnalistik Kehumasan 2026 yang diadakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kota Parepare bekerja sama Pemerintah Kota Parepare, Senin (2/2/2026).

Workshop sehari namun padat materi dan interaktif itu berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, yang dibuka resmi oleh Sekda Parepare Amarun Agung Hamka mewakili Wali Kota Tasming Hamid.

Workshop menjadi menarik dan berbobot karena menghadirkan narasumber berkompeten yakni Suwardi Thahir, wartawan senior yang kini menjadi Asesor Dewan Pers dan juga Wakil Ketua PWI Sulsel, serta Rudi “Spiderman” Hartono, penggiat media sosial dan konten kreator aktif di Sulsel.

Salah satu peserta aktif dalam workshop adalah Kepala UPTD SDN 3 Parepare H Faisal SPdI MPdI. Pada dua narasumber dalam setiap materinya, Faisal aktif bertanya.

“Bagaimana menyajikan berita jurnalistik yang baik dan menarik, dan bagaimana memastikan jika berita itu disetting (pesanan) atau tidak,” tanya Faisal kepada narasumber Suwardi Tahir.

Suwardi Thahir, mantan Pemimpin Redaksi Harian Fajar membawakan materi dalam dua sesi. Sesi satu tentang Dasar Jurnalistik untuk Humas, Dasar Jurnalistik dan Etika Pers, dan sesi dua tentang Teknik Penulisan Berita Kehumasan.

“Berita yang menarik itu harus memenuhi kaidah jurnalistik, mematuhi kode etik, memiliki unsur dasar 5W+1H, harus akurat, berimbang, objektif, dan jangan berlebihan. Berita yang objektif ini sekaligus untuk mengetahui apakah itu settingan atau bukan,” ungkap Suwardi.

Kepada narasumber lainnya Rudi Hartono, Faisal bertanya tentang bagaimana kiat dan trik menyajikan konten menarik sehingga mengundang banyak penonton.

Rudi Hartono yang dikenal berkat aksi Spiderman dalam konten-kontennya berbicara pada sesi ketiga tentang Strategi Kehumasan dan Media Sosial Pemerintah.

“Pesan kunci bagi Humas instansi, media sosial adalah wajah instansi. Humas adalah penjaga kepercayaan publik. Konsistensi lebih penting dari viral. Humanis tidak mengurangi wibawa. Intinya dalam penyajian konten harus akurat, jelas, objektif, dan menarik,” terang Rudi.

Puluhan peserta kegiatan yang merupakan jajaran Humas di setiap Perangkat Daerah lingkup Pemkot Parepare, termasuk sekolah dan Puskesmas, ditambah utusan BUMD, BUMN, hingga instansi vertikal, antusias mengikuti workshop karena penyajian materi yang menarik dan berbobot.

Hadir dalam pembukaan workshop, Ketua PWI Parepare Fatahuddin, Ketua Panitia Awaluddin beserta jajaran PWI selaku pelaksana.

Hadir jajaran Forkopimda di antaranya Wakapolres Parepare, Ketua Pengadilan Negeri Parepare, perwakilan Kejari Parepare, perwakilan Dandim 1405 Mallusetasi, perwakilan Danyon Brimob.

Dari Pemkot Parepare, Sekda hadir bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah dan beberapa pejabat lainnya, sejumlah guru, kepala sekolah, Puskesmas, dan stakeholder lainnya.