Artikelnews, Maluku Tenggara – Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas ditikam orang tak dikenal sesaat setelah tiba di Bandara Karel Sadsuitubun, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, pada Ahad (19/5/2026).

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di pintu keluar bandara. Saat itu, korban baru saja tiba dari Jakarta.

“Korban tiba-tiba ditikam menggunakan sebilah pisau oleh orang tak dikenal, lalu pelaku melarikan diri,” kata Rositah, dilansir dari Kumparan.com.

Nus Kei sempat dilarikan keluarga ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka serius yang diderita.

Polisi pun langsung bergerak cepat. Hanya alam waktu kurang dari dua jam, dua terduga pelaku berhasil diamankan. Keduanya berinisial HR (28) dan FU (36).

Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Maluku Tenggara.

“Motif masih dalam penyelidikan,” ujar Rositah.

Polda Maluku mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Polisi memastikan kasus ini akan ditangani secara profesional dan transparan.

Pernyataan DPD Golkar Maluku

DPD Golkar Maluku merespons penikaman terhadap Nus Kei. Mereka prihatin atas insiden penikaman yang menimpa Nus Kei.

Ketua DPD Golkar Maluku, Umar Lessy, mengatakan, insiden ini merupakan kejadian serius yang tidak hanya berdampak pada korban dan keluarga, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan kondusivitas daerah, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara.

“DPD I Partai Golkar Maluku mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah persaudaraan di Bumi Raja-Raja,” kata Umar Lessy.