Artikelnews.com, Parepare — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Parepare akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI tahun ini.
Pada Musda kali ini terjadi perubahan mekanisme, khususnya dalam proses penjaringan bakal calon ketua. Orda dan Organisasi Satuan (Orsat) bisa mengusulkan bakal calon ketua.
Ketua Panitia Musda VI ICMI Parepare, Ibrahim Fattah mengatakan, Orda dan Orsat memiliki kewenangan untuk mengajukan kandidat ketua ICMI di tingkat daerah.
“Steering Committee sudah menyiapkan tata tertib pencalonan dan tata tertib pemilihan ketua. Mekanisme Musda VI kali ini berbeda dibandingkan lima Musda sebelumnya,” kata Ibrahim, Kamis (30/4/2026).
Ibrahim mengungkapkan, pada periode sebelumnya penjaringan calon ketua belum melibatkan Orsat secara insitusi.
Namun pada periode ini, struktur organisasi ICMI Parepare telah berkembang dengan terbentuknya sejumlah Orsat yang tersebar di empat Kecamatan serta berbasis kampus.
Beberapa Orsat yang dimaksud antara lain berasal dari lingkungan perguruan tinggi seperti IAIN, IAS, ITH, dan UMPAR. Dengan demikian, sumber calon ketua kini berasal dari delapan Orsat dan Orda.
“Tidak menutup kemungkinan ada calon yang diusung bersama oleh delapan Orsat dan Orda, namun bisa juga setiap Orsat mengusung calon yang berbeda,” ungkap Ibrahim.
Untuk mengefektifkan agenda Musda yang cukup padat, panitia akan mengawalinya dengan Pra Musda yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, (1/5/2026), di Kampus ITH Parepare.
Pra Musda digelar sebagai langkah persiapan sebelum pelaksanaan acara puncak, agar pada saat Musda bisa efektif. Karena setelah pembukaan Musda, agenda akan dilanjutkan dengan diskusi cendekia yang mengangkat tema “Persatuan Islam: Tinjauan Sosio Historis” yang akan dibawakan oleh Prof KH Ahmad Sewang.
Ibrahim berharap, Musda VI ICMI Parepare dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi semakin maju dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.





Tinggalkan Balasan