Artikelnews, Mamuju – Dalam rangka memperingati Hari Sepeda Sedunia (3 Juni) dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Mamuju bersama sejumlah komunitas sepeda dan mitra menggelar kegiatan “Aksi Bersih-Bersih Arteri Manakarra Mamuju” pada Ahad (7/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Ayo Gowes, Ayo Peduli!” ini akan dipusatkan di kawasan Arteri Manakarra dengan titik kumpul di Bundaran Maleo Mamuju mulai pukul 06.30 WITA.
Ketua Bike to Work (B2W) Mamuju, Wahyu Hodi, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian komunitas pesepeda terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
“Momentum Hari Sepeda Sedunia dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi kesempatan yang baik untuk mengajak masyarakat tidak hanya berolahraga, tetapi juga berkontribusi langsung menjaga kebersihan kota. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa bersepeda dan menjaga lingkungan bisa berjalan beriringan,” ujar Wahyu Hodi.
Menurutnya, kawasan Arteri Manakarra Mamuju selama ini telah menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat, terutama saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan berbagai kegiatan olahraga lainnya seperti bersepeda, jogging, jalan santai, hingga senam bersama.
“Arteri Manakarra merupakan ruang publik yang setiap pekan ramai dikunjungi masyarakat untuk berolahraga dan menikmati suasana pagi bersama keluarga. Karena itu, sudah sepatutnya kita semua ikut menjaga kebersihan kawasan ini,” katanya.
Wahyu juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap kebersihan sebagai bagian dari rutinitas olahraga sehari-hari.

“Jika saat berolahraga kita melihat sampah yang berserakan, alangkah baiknya jika kita turut mengambil dan membuangnya ke tempat sampah. Tidak perlu menunggu kegiatan khusus. Kepedulian kecil dari setiap orang akan memberikan dampak besar bagi kebersihan lingkungan,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Mamuju dikenal sebagai salah satu daerah dengan kualitas udara terbaik di Indonesia, sehingga kondisi tersebut harus dijaga bersama melalui perilaku hidup bersih dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kita patut bersyukur karena Mamuju memiliki kualitas udara yang sangat baik. Ini merupakan anugerah yang harus kita pertahankan. Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya soal keindahan kota, tetapi juga tentang menjaga kesehatan masyarakat dan kualitas hidup generasi mendatang,” ungkap Wahyu.
Menurutnya, kebersihan lingkungan dan kualitas udara yang baik merupakan aset berharga yang dapat menjadi kebanggaan masyarakat Mamuju. Oleh karena itu, budaya membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan ruang publik harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sejumlah komunitas dan mitra yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain, Mamuju Bike to Work (B2W), Road Bike Mamuju, MARSEL (Manakarra Sepeda Lipat), Afifa Mulia Abadi, Cranks for Fun, Kopi Saudara, dan MFITCLUB, serta mendapat dukungan dari DLHK Kabupaten Mamuju.
Wahyu berharap, kegiatan ini dapat menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita wujudkan Mamuju yang bersih, sehat, nyaman, dan bebas sampah,” tutupnya.
Dengan semangat “Satu Jalan, Satu Tujuan: Mamuju Bersih, Bebas Sampah”, masyarakat diajak untuk ikut berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih tersebut demi menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat, dan membanggakan bagi seluruh warga Mamuju.




