Artikelnews.com, Makassar — Aplikasi Buruh Kapal kini hadir di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Melalui aplikasi AJPar multi layanan menjadikan aktivitas buruh di pelabuhan lebih tertib dan teratur, serta membuat penumpang lebih aman dan nyaman.
Hadirnya aplikasi Buruh Pelabuhan resmi dengan launching (peluncuran) di Pelabuhan Makassar, Selasa (9/6/2026). Ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian kerja antara PT Anugerah Jasa Otorita (AJPar) dengan PT Pelindo Regional 4 Makassar.
Kemudian pengguntingan pita oleh Kepala KSOP Makassar didampingi GM Pelindo 4 Makassar, Kacab Pelni Makassar, Kepala DLU, Ibu Sherly, perwakilan buruh, serta manajemen AJPar.
General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar Iwan Sjarifuddin bersama Ibu Sherly menjadi penggagas terobosan layanan digital ini mendapat dukungan kuat dari KSOP Makassar, Pelni, DLU, buruh, dan para stakeholder kepelabuhan.
“Kami dulu pernah mau membangun aplikasi seperti ini tapi gagal, namun sekarang melalui kerja sama dengan AJPar hadir aplikasi Buruh Pelabuhan yang memudahkan buruh dan penumpang kapal. Buruh tidak perlu lagi menunggu sampai di luar gerbang lalu lari mengejar mobil penumpang demi dapat order angkut barang ke kapal. Cukup pemesanan jasa buruh melalui aplikasi ini,” ujar GM Pelindo Makassar Iwan Sjarifuddin.
Kini lewat aplikasi AJPar, penumpang kapal yang butuh tenaga buruh dan buruh yang cari pelanggan bisa bertemu langsung secara digital. Interaksi jadi lebih tertib, terpantau, dan terstandar. Sekaligus menjadi alat Pelindo memantau dan memberdayakan buruh secara profesional.
“Pastinya ini menjadi sesuatu yang istimewa bagi saya. Makassar kami harap menjadi pilot project. Jika aplikasi AJPar sukses, model ini bisa direplikasi ke pelabuhan lain di Indonesia,” harap Iwan.
Konsultan Usaha AJPar Amran mengemukakan, melalui kerja sama dengan Pelindo, sasaran aplikasi AJPar kini lebih spesifik untuk menertibkan interaksi buruh pelabuhan.

Kelebihan AJPar karena unggul di biaya transfer antarbank yakni hanya Rp1.500. Lebih murah dari BI Fast yang Rp2.500. Dan jaringannya tidak hanya bank lokal tapi juga bank luar negeri.
“AJPar bukan hanya alat transaksi, tapi kini menjadi solusi aktivitas buruh dan kemudahan penumpang di pelabuhan,” kata Amran.
AJPar (Aplikasi Jasa Publik Nusantara) di bawah naungan PT Anugerah Jasa Otorita sebuah perusahaan bergerak di bidang aplikasi yang mencakup layanan transportasi, Payment Point Online Bank (PPOB), multybiller, pemasaran, produk merchant dan marketplace barang dan jasa, tiket pelni, layanan buruh pelabuhan, layanan aplikasi perguruan tinggi dan sekolah, tagihan, pembelian, serta layanan publik lainnya.
AJPar adalah hasil karya putra Kota Parepare, kota kelahiran Presiden ke-3 RI BJ Habibie.
Usaha ini memiliki peluang besar untuk berkembang. Jika Gojek, Grab, Maxim, Shopee, Lazada, maupun e-Wallet bisa tumbuh besar, maka AJPar pun berpotensi sama besarnya, tentu dengan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia.
Kelebihan dan Keunggulan AJPAR
Salah satu kelebihan AJPAR adalah memberikan layanan transfer antarbank dengan biaya murah, hanya Rp1.500. Sebagai perbandingan, menggunakan jasa ATM mini biayanya Rp1.000.
Selain itu, AJPAR memberikan peluang bagi para pemuda untuk berusaha tanpa memerlukan modal besar—cukup dengan HP Android sudah bisa membuka usaha seperti ATM mini atau jasa pengiriman barang (bekerja sama dengan Kantor Pos dan lainnya).
Kelebihan lain, AJPAR lahir dari pijakan pikir PATRIOTIK dan RELIGIUS sehingga dapat dikatakan milik bersama. Jika aplikasi ini besar, maka multiplayer effeknya akan kembali kembali menggairahkan pasar ekonomim kerakyatan.

Kehadiran AJPar sebagai aplikasi multi layanan membawa misi sebagai berikut:
- Stabilisasi harga karena di dalamnya terdapat harga harga dalam fitur demikian murah
- Penyanggah mengalirnya dana keluar negeri membuat pasar kembali bergairah
- Menopang lahirnya PAD baru, majunya organisasi dan membuka peluang bisnis bagi warga perserikatan, lembaga dan masyarakat pada umumnya.




