Artikelnews, Jakarta — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat melalukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua DPRD Sulawesi Barat, Dr Hj Amalia Fitri Aras, didampingi sejumlah unsur pimpinan DPRD Sulbar, serta Kepala BKD Sulbar dan Kepala Inspektorat Sulbar. Tujuannya untuk berkoordinasi dan membahas masalah pemblokiran layanan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Sulawesi Barat.

Rombongan DPRD Sulbar diterima langsung oleh Kepala BKN RI, Prof Zudan Arif Fakhrulloh, serta sejumlah pejabat BKN.

Pertemuan pun berlangsung khidmat dan penuh haru. Ketua PRD Sulbar Amalia Fitri Aras sempat menitikan air mata dan terharu, setelah Kepala BKN RI Prof Zudah Arif Fakhrulloh menyatakan membuka blokir layanan ASN untuk 6 Kabupaten di Sulawesi Barat. Sehingga tersisa layanan ASN Pemprov Sulbar.

Kepala BKN RI Prof Zudan Arif Fakhrulloh menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan rombongan DPRD Sulawesi Barat.

Zudan menyebut, pihak BKN telah membuka layanan ASN untuk 6 Kabupaten di Sulawesi Barat.

“Ini sebagai hadiah dari pertemuan ini, dan hadiah untuk HUT Sulbar serta hadiah Hari Ulang Tahun RI bagi ASN di 6 Kabupaten di Sulbar. Layanan blokir ASN di 6 Kabupaten di Sulbar saya nyatakan dibuka. Tinggal 1 lagi yakni layanan ASN untuk Pemprov Sulbar,” sebut Zudan.

Mantan Penjabat Gubernur Sulbar itu berharap layanan ASN Pemprov Sulbar juga dapat segera dibuka dengan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan sesuai Undang-undang dan peraturan ASN.

“Mudah-mudahan dari Provinsi juga nanti bisa dibuka dengan mengikuti syarat-syarat dari BKN agar blokir bisa dibuka sepenuhnya,” harapnya

Zudan mengaku, untuk Pemprov Sulbar, pihak BKN telah memberikan solusi yang sesuai dengan prinsip-prinsip desentralisasi yang sesuai dengan Undang-undang ASN.

“Pertama, pejabat yang dinonjobkan dikembalikan pada jabatan semula atau jabatan yang setara. Kedua, pejabat yang dinonjobkan diangkat dalam jabatan fungsional yang setara dengan jabatannya,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Amalia Fitri Aras menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan dan respon dari Kepala BKN RI.

“Jadi kedatangan kami hari ini, tindaklanjut dari hasil Rapat Pimpinan DPRD Sulbar beberapa waktu lalu. Dan, alhamdulillah, kami sampaikan terimakasih karena diterima langsung oleh bapak Kepala BKN,” ucap Amalia.

Politisi Partai Golkar Sulbar ini juga menyampaikan terimakasih atas dibukanya blokir layanan ASN untuk 6 Kabupaten di Sulawesi Barat.

“Alhamdulillah ini merupakan hadiah istimewa bagi masyarakat Sulawesi Barat. Hadiah bagi ASN di 6 Kabupaten di Sulbar. Kami tentu berharap agar Kepala BKN senantiasa membimbing dan mengarahkan kita semua. Mudah-mudahan layanan ASN Pemprov Sulbar juga secepatnya bisa dibuka,” harap Amalia.