Artikelnews, Mamuju Tengah — H. Andi Irwan Zainuddin akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mamuju Tengah periode 2026–2031.

Keputusan tersebut dihasilkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD II Partai Golkar Kabupaten Mamuju Tengah yang berlangsung cukup alot, namun tetap mengedepankan semangat demokrasi, musyawarah, mufakat dan kebesaran partai.

Musda Golkar Mamuju Tengah dibuka pada Jumat (21/8/2026) siang. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat H. Syamsul Mahmud yang juga Bupati Polewali Mandar, Bupati Mamuju Tengah H. Arsal Aras, Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulbar H. Usman Suhuriah, jajaran pengurus Golkar Sulbar dan Mamuju Tengah, serta kader dan pemilik suara Musda.

Sebelumnya, panitia Musda menetapkan dua orang pendaftar sebagai bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Mamuju Tengah. Namun, dalam proses persidangan dan dinamika Musda, mayoritas pemilik suara akhirnya mengedepankan kepentingan partai dengan memilih jalan musyawarah dan mufakat.

Melalui proses tersebut, H. Andi Irwan Zainuddin, yang akrab disapa Atta, akhirnya ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mamuju Tengah periode 2026–2031.

Sejalan dengan Semangat Konsolidasi DPP Golkar

Keputusan Musda Golkar Mamuju Tengah untuk menetapkan ketua secara aklamasi juga sejalan dengan semangat konsolidasi yang didorong DPP Partai Golkar, yakni agar pelaksanaan Musda di berbagai tingkatan, baik provinsi maupun kabupaten/kota, dapat mengedepankan musyawarah dan mufakat.

Semangat tersebut diarahkan untuk menjaga soliditas internal partai, menghindari potensi perpecahan antar-kader akibat kontestasi serta memastikan seluruh kader kembali bersatu setelah pelaksanaan Musda.

Dengan demikian, aklamasi yang terjadi di Mamuju Tengah tidak sekadar menjadi proses memilih ketua, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan dan keutuhan keluarga besar Partai Golkar.

Usman Suhuriah: Yakin Golkar Mateng Berjaya

Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat, H. Usman Suhuriah, menyambut positif terpilihnya H. Andi Irwan Zainuddin secara aklamasi.

H. Usman Suhuriah menyampaikan rasa syukur atas selesainya seluruh rangkaian Musda dan terpilihnya nahkoda baru Partai Golkar Mamuju Tengah.

“Alhamdulillah, Ketua Golkar Mamuju Tengah telah terpilih. Kami yakin H. Andi Irwan Zainuddin akan mampu membawa Golkar Mamuju Tengah menjadi lebih berjaya,” ujarnya.

Menurutnya, terpilihnya H. Andi Irwan Zainuddin melalui proses musyawarah dan mufakat diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi seluruh kader Golkar di Mamuju Tengah.

Ia berharap, setelah Musda seluruh kader dapat kembali bersatu dan bersama-sama menjalankan program partai serta memperkuat posisi Partai Golkar di tengah masyarakat.

Bukan Kader Baru

H. Andi Irwan Zainuddin bukanlah sosok baru dalam lingkungan Partai Golkar. Sebelum berkiprah di Sulawesi Barat, Atta telah lama menjadi bagian dari Partai Golkar di Sulawesi Selatan dan pernah dipercaya menduduki sejumlah posisi penting dalam kepengurusan partai.

Di tingkat DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat periode 2020–2025, H. Andi Irwan Zainuddin dipercaya mengemban jabatan sebagai Bendahara Umum DPD I Partai Golkar Sulbar.

Pengalaman panjang tersebut menjadi salah satu modal bagi Atta untuk memimpin Partai Golkar Mamuju Tengah selama lima tahun ke depan.

H. Andi Irwan Zainuddin juga merupakan suami dari Hj. Amalia Fitri Aras, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat.

Musda Ditutup Dini Hari

Setelah H. Andi Irwan Zainuddin ditetapkan secara aklamasi, rangkaian Musda IV Partai Golkar Mamuju Tengah kemudian dilanjutkan hingga agenda penutupan.

Musda secara resmi ditutup sekitar pukul 03.00 WITA pada Sabtu (22/8/2026) dini hari.

Penutupan dilakukan oleh Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulbar H. Usman Suhuriah dan turut dihadiri Bendahara Golkar Sulbar Hj. Amalia Fitri Aras, bersama jajaran pengurus dan kader Partai Golkar.

Dengan berakhirnya Musda, H. Andi Irwan Zainuddin resmi mendapat mandat untuk menahkodai Partai Golkar Mamuju Tengah periode 2026–2031.

Mandat tersebut menjadi tantangan baru bagi Atta untuk memperkuat konsolidasi internal, merangkul seluruh kader, menjaga soliditas partai, serta membawa Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat Mamuju Tengah.