Artikelnews, Medan – Dua wanita di Kota Medan, Sumatera Utara, diamankan polisi setelah melakukan aksi menculik bayi yang baru dilahirkan di rumah sakit.
Kedua tersangka berinisial AM dan F. Keduanya memiliki peran yang berbeda dalam melancarkan aksinya.
AM menyamar sebagai perawat karena memang sebelumnya dia pernah bekerja sebagai tenaga kesehatan. Sedangkan F bertugas untuk menunggu AM di luar sembari bersiap di atas sepeda motornya
Pada Senin (31/8/2026), mereka beraksi menculik bayi laki-laki yang baru lahir terjadi di Rumah Sakit Umum Sundari, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh orangtua bayi tersebut.
Orangtua bayi kaget saat mengetahui anaknya sudah tidak berada di ruang bayi. Mereka kemudian melaporkan peristiwa ini ke polisi.
“Pertama itu dari korban yang mengetahui bayinya sudah enggak ada. Selanjutnya buat laporan ke polisi,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis, dikutip dari Tribun Medan, Senin (7/9/2026).
AM dan F bekerjasama dengan peran yang berbeda untuk melancarkan aksinya. Keduanya pun telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Sudah, sudah diamankan. Ada dua orang tersangkanya,” lanjutnya.
Diketahui bahwa salah satu tersangka, yakni AM rupanya adalah mantan tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut. Karena itu, AM telah mengetahui dengan detail seluk beluk rumah sakit.
Ia pun nekat menyamar jadi perawat yang tengah bertugas sehingga dirinya bisa dengan leluasa memasuki ruangan untuk mengambil bayi laki-laki yang baru lahir.
“Yang satu inisial AM, itulah yang berpura-pura jadi perawat. Itulah yang mengambil bayinya. Dia juga mantan perawat di rumah sakit itu,” jelas Adrian.
Sementara itu, F bertugas untuk menunggu AM di luar sembari bersiap di atas sepeda motornya. F menunggu sambil memantau situasi di sekitar agar mereka dapat langsung kabur tanpa ketahuan.
“Yang satu inisial F, dia nunggu di luar rumah sakit, dia yang bawa motor,” imbuhnya.
Setelah kedua pelaku melancarkan aksinya, selang beberapa jam kemudian polisi berhasil meringkus mereka. AM dan F kemudian diamankan di Polrestabes Medan untuk diperiksa.




