Artikelnews, Makassar – Banyak orang bertanya-tanya, minum susu berapa kali sehari agar mendapatkan manfaat optimal tanpa berlebihan. Memahami rekomendasi yang tepat adalah kunci untuk memaksimalkan asupan nutrisi ini dalam pola makan seimbang.
Secara umum, konsumsi susu yang dianjurkan adalah dua hingga tiga gelas per hari untuk orang dewasa maupun anak-anak. Pola minum susu dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari, seringkali direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian secara efektif.
Dilansir dari Halodoc.com, Kamis (10/9/2026), untuk mendapatkan manfaat maksimal dari susu, penting untuk mengetahui porsi yang sesuai. Konsumsi susu yang teratur membantu mendukung kesehatan tulang, pertumbuhan, dan fungsi tubuh lainnya.
Anjuran umum menyarankan antara 400 hingga 750 ml susu per hari, yang dapat dibagi dalam beberapa kali minum.
Penting untuk diingat bahwa rekomendasi ini bersifat umum dan dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan individu, gaya hidup, serta kondisi kesehatan tertentu.
Sebaikanya selalu konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter jika memiliki pertanyaan khusus mengenai diet.
Minum Susu Berdasarkan Kelompok usia
Kebutuhan nutrisi, termasuk dari susu, berbeda-beda pada setiap tahapan usia. Berikut adalah rincian panduan minum susu berdasarkan kelompok usia:
Orang Dewasa: Disarankan untuk minum sekitar 200 ml atau setara 2 hingga 3 gelas susu per hari. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan nutrisi harian yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan fungsi tubuh.
Anak-anak (Balita): Untuk balita, disarankan konsumsi sekitar 2 gelas per hari. Batas maksimal adalah 3 gelas atau sekitar 480-720 ml. Pembatasan ini bertujuan agar konsumsi susu tidak mengurangi nafsu makan makanan utama yang juga krusial untuk pertumbuhan dan perkembangan.
Anak Usia 5-12 Tahun: Pada rentang usia ini, kebutuhan nutrisi meningkat seiring dengan pertumbuhan. Anak-anak usia 5-12 tahun disarankan minum sekitar 2,5 hingga 3 gelas susu per hari, atau setara 600-720 ml, untuk mendukung perkembangan tulang dan energi.
Pola konsumsi ini dirancang untuk memastikan setiap kelompok usia mendapatkan manfaat optimal dari susu tanpa risiko kelebihan atau kekurangan nutrisi.
Waktu Terbaik Minum Susu
Selain mengetahui berapa kali sehari minum susu, waktu konsumsi juga berperan penting dalam mengoptimalkan manfaatnya. Ada dua waktu yang sering direkomendasikan:
Pagi Hari: Minum susu di pagi hari, terutama saat sarapan, dapat memberikan energi yang berkelanjutan untuk memulai aktivitas. Kandungan protein dan karbohidrat dalam susu membantu merasa kenyang lebih lama dan mendukung fungsi otak.
Malam Hari Sebelum Tidur: Konsumsi susu di malam hari dapat membantu tidur lebih nyenyak. Susu mengandung triptofan, asam amino yang dapat diubah menjadi serotonin dan melatonin, hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur.
Mengintegrasikan susu ke dalam rutinitas pagi dan malam dapat membantu mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal.
Batasan dan Perhatian Khusus
Meskipun susu adalah minuman yang bergizi, ada beberapa batasan dan perhatian khusus yang perlu diperhatikan:
Hindari Kelebihan Kalori: Minum susu tidak disarankan lebih dari 3 kali sehari, atau kurang lebih 750 ml. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kelebihan kalori, terutama jika mengonsumsi susu full cream yang memiliki kandungan lemak lebih tinggi.
Intoleransi Laktosa: Bagi penderita intoleransi laktosa, konsumsi susu harus dibatasi atau memilih produk susu bebas laktosa. Intoleransi laktosa dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, diare, dan sakit perut setelah mengonsumsi produk susu.
Susu Bukan Pengganti Makanan Utama: Susu sebaiknya dikonsumsi sebagai tambahan nutrisi, bukan sebagai pengganti makanan utama yang bergizi seimbang. Makanan utama menyediakan beragam nutrisi yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh susu saja.
Memperhatikan poin-poin ini akan membantu memastikan bahwa konsumsi susu memberikan manfaat kesehatan tanpa menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.




