Artikelnews.com, Parepare — Setelah di Malino, Kabupaten Gowa, kali ini kelompok Arisan Happy memilih bersilaturahmi sambil arisan di kampung halaman, Kota Parepare.
Parepare dipilih untuk bernostalgia mengenang kembali masa-masa indah, melepas rindu di tempat kelahiran para anggota Arisan Happy.
Kegiatan Arisan Happy di Parepare berlangsung sehari, Sabtu (12/9/2026), dimulai dengan kumpul dan jogging bersama di Lapangan Andi Makkasau pada pagi hari.
Setelah itu bergeser ke Kafe 588, Pantai Senggol, untuk menikmati suguhan minun teh susu sambil makan kuliner kue Rober (Roti Pamuttu) dan putu hitam.
“Kami 2 jam menikmati suasana Pantai Senggol sambil bersuka ria dengan cerita kenangan saat masih berdomisili di Parepare,” ujar Ketua Arisan Happy, Hj. Nani Bachrong, saat tengah bersantai dengan anggota Arisan Happy di Kafe 588, Pantai Senggol, Sabtu (12/9/2026).
Usai menikmati pagi di kawasan Pantai Senggol, rombongan bergeser untuk makan siang di Sudut Temu, Jalan Atletik.
“Jam 1 siang kami selesai santap siap, kemudian kembali ke rumah masing-masing untuk persiapan menuju tempat tujuan arisan. Karena rencananya pukul 15.00 atau Ba’da Ashar kami kumpul di Bili-bili,” kata Nani Bachrong.

Di Bili-bili, Kabupaten Pinrang, tepatnya di komplek pergudangan, anggota Arisan Happy kumpul sambil menunggu matahari terbenam (sunset) menikmati teh hangat dan pisang goreng.
Agenda puncak pada malam hari yakni pengundian arisan yang sudah memasuki putaran ke sembilan, diisi dengan makan malam, tukar kado, hingga permainan (game). Khusus game panitia telah menyiapkan 30 bingkisan hadiah. Jadinya permainan game pun menjadi heboh dan seru.
“Rencananya untuk bulan depan, memasuki putaran ke sepuluh, kami Arisan Happy akan naik kapal pinisi. Jadi untuk bulan Oktober nanti, kami ingin sensasi yang berbeda lagi,” ungkap istri Muassis Majelis Syuhada Parepare, H Bakhtiar Syarifuddin (HBS) ini.
Arisan Happy yang semua anggotanya berasal dari Parepare atau pernah berdomisili di Parepare, sudah eksis berjalan selama 9 tahun.
Pertemuan arisan digelar berpindah-pindah tempat, tidak pada satu tempat saja, termasuk kali ini di Parepare.
Anggotanya berjumlah 48 orang, berasa dari berbagai latar belakang aktivitas, mulai dari IRT, pensiunan BUMN, BUMD, anggota DPRD, pengusaha, anggota IWAPI, dan banyak lagi.
Nani Bachrong mengisahkan, melalui Arisan Happy, mereka bersepakat berkumpul di Makassar dengan menikmati usia kebahagiaan bersama anak dan cucu sambil mengisi waktu lowong setiap bulan.
Arisan Happy bukan sekadar arisan, tapi juga untuk mempererat silahturahmi, dan penyegaran bagi para anggotanya.





