Artikelnews, Makassar – Realisasi investasi Kota Makassar sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp5,00 triliun, tumbuh 22,07% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Capaian ini menjadikan Makassar sebagai penyumbang terbesar investasi di Sulawesi Selatan dengan kontribusi 32,80% dari total realisasi investasi Sulsel sebesar Rp15,25 triliun. Investasi tersebut berasal dari 12.343 proyek dan menyerap 10.426 tenaga kerja Indonesia.
Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Mario Said, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi di Makassar.
“Pertumbuhan 22 persen ini didorong kuat oleh investor dalam negeri. Ini sinyal bahwa pelaku usaha melihat Makassar sebagai kota yang prospektif dan perizinannya semakin mudah. Ke depan, kami akan terus memperbaiki layanan perizinan sekaligus memperkuat promosi untuk menarik kembali investor asing,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).
Ia menambahkan, “Selain itu ada beberapa strategi yang kita ambil khusus untuk triwulan III tahun 2026 berjalan efektif diantaranya mengoptimalkan pengawasan rutin dan memasifkan penyuluhan dan konsultasi terkait pelaporan LKPM kepada pelaku usaha termasuk melaksanakan bimbingan teknis LKPM melalui klinik LKPM baik itu secara offline dan daring saat periode pelaporan LKPM triwulan III dibuka melalui aplikasi OSS.”
Langkah tersebut diperkuat dengan layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Makassar sebagai layanan terpadu yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam mengurus administrasi serta perizinan secara efisien, cepat, dan transparan.
Investasi tumbuh, kepercayaan menguat, Makassar semakin siap menjadi tujuan investasi.




