Artikelnews.com, Parepare — Kehadiran ratusan Jemaah Majelis Syuhada Kota Parepare bersafari Salat Subuh Berjamaah di Masjid Nurul Huda Labukkang, Parepare, Jumat Subuh (24/4/2026), didoakan melimpahkan berkah.

Doa ini diucapkan Imam Besar Masjid Nurul Huda Labukkang H Muhammad Said SAg melihat antusiasmenya Jemaah Majelis Syuhada memutihkan dan merapatkan shaf di masjid bersejarah tersebut.

“Tabollo-bollo barakka (tumpah ruah berkah) di masjid ini dengan kehadiran Majelis Syuhada. Semoga tetap istiqomah memakmurkan masjid terutama Masjid Nurul Huda Labukkang di waktu Subuh,” doa Imam Said saat menyambut Jemaah Majelis Syuhada.

Dia mengisahkan Masjid Nurul Huda Labukkang, salah satu masjid tertua di Parepare punya banyak sejarah. Di antaranya adalah tempat salat dan bermainnya Preside ke-3 RI yang juga putra Parepare, BJ Habibie semasa kecilnya. Karena itu masjid ini dinamakan Masjid Labukkang, meski berada di wilayah Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung.

Sementara penceramah Dr Abdul Latief SPdI MPdI mendoakan agar seluruh Jemaah Majelis Syuhada masuk surga di awal ceramahnya. Dia memuji konsistensi Jemaah Majelis Syuhada dalam memutihkan dan merapatkan shaf di masjid pada waktu Jumat Subuh.

“Putihnya pakaian pertanda suci dan bersih, serta hati juga putih dan bersih, Insya Allah kita akan berkumpul di surganya Allah,” ujar Latief memaknai pakaian seragam busana Muslim serba putih Jemaah Majelis Syuhada.

Latief mengemukakan, dengan berseragam serba putih, berdiri merapatkan shaf dan salat berjamaah tidak lagi terlihat siapa pejabat, siapa berpangkat, dan golongan dari mana. “Kita sama di hadapan Allah, yang membedakan hanya iman dan takwa,” katanya.

Latief juga mendoakan Parepare dijauhkan dari bala bencana, karena ada berkah dari Gerakan Safari Salat Subuh Majelis Syuhada.

Selain itu, dia juga mengulas tentang keistimewaan sedekah khususnya sedekah Subuh. Bersedekah di waktu Subuh ada dua malaikat yang mendoakan, sehingga pahala dan hartanya orang bersedekah dilipatgandakan. Sedekah juga akan menjauhkan dari bala, serta memanjangkan umur. “Salah satu obat munajab itu adalah bersedekah,” pesan Latief.

Sementara Muassis Majelis Syuhada H Bakhtiar Syarifuddin (HBS) menyampaikan apresiasi tinggi dan berterima kasih atas keistiqomahan Jemaah Majelis Syuhada yang terus setia hadir membersamai dalam Gerakan Safari Salat Subuh Berjamaah.

“Alhamdulillah, dari data terkonfirmasi 700 jemaah yang siap hadir, tertanya tadi setelah dihitung-hitung secara manual ada sekitar 800 lebih jemaah yang hadir. Terima kasih selalu istikomah membersamai dalam Safari Salat Subuh Berjamaah,” ungkap HBS.

HBS berpesan kepada para jemaah untuk tetap selalu menjaga stamina, agar tetap selalu fit dalam mengikuti Gerakan Safari Salat Subuh. “Sudah ada yang batuk, jaga stamina minum suplemen. Ingat Jumat depan Safari Salat Subuh di Masjid Ad-Dakwah Mangkoso Barru sekaligus ziarah di makam AG KH Ambo Dalle. Kemudian kita juga akan ke Belawa, Wajo.
Jadi terus perkuat imun tubuh agar selalu fit mengikuti Gerakan Safari Salat Subuh,” ingat HBS.

Gerakan Safari Salat Subuh di Masjid Nurul Huda Labukkang ini kembali bertabur tokoh dan pejabat yang hadir. Di antaranya Ketua Dewan Syuro Majelis Syuhada yang merupakan Wakil Wali Kota Parepare pada masanya, H Pangerang Rahim, Dewan Pembina H Muhabar, serta banyak lagi tokoh, pejabat maupun mantan pejabat di lingkup Pemkot Parepare.