Artikelnews, Mamuju – Anggota DPRD Sulbar dari Fraksi Partai Golkar, H. Irwan SP Pababari, SH., MTP, kembali melaksanakan kegiatan Hearing Dialog tahap kedua tahun 2026 sebagai upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan kali ini berlangsung di Madrasah Aliyah (MA) DDI Sinyonyoi, Lombang-Lombang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Hearing dialog tersebut dihadiri oleh siswa-siswi MA DDI Lombang-Lombang, kepala sekolah, serta para guru, dengan suasana yang interaktif dan penuh antusias.

Dalam kegiatan ini, H. Irwan tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga memberikan materi edukatif kepada para peserta. Ia menjelaskan mengenai fungsi-fungsi anggota DPRD dalam pemerintahan daerah, yakni fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

“Penting bagi masyarakat, termasuk para pelajar, untuk memahami peran DPRD agar tercipta partisipasi yang baik dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Selain itu, Irwan juga menyampaikan pesan moral kepada para pelajar melalui materi bertema “Stop Bullying, Start Respecting”. Ia menekankan pentingnya saling menghargai di lingkungan sekolah.

“Adik-adik pelajar harus saling menghormati. Stop bullying, mulai saling menghargai, karena dari situlah karakter generasi muda terbentuk,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa perilaku bullying dapat berdampak serius bagi masa depan.

“Bullying bisa merusak masa depan adik-adik, baik bagi korban maupun pelakunya. Karena itu, mari kita bangun lingkungan sekolah yang saling menghargai dan aman,” tegasnya.

Irwan turut memberikan motivasi agar para siswa tidak merasa minder dengan kondisi sekolah mereka.

“Adik-adik jangan minder karena bersekolah di Madrasah Aliyah DDI Lombang-Lombang, dibandingkan dengan sekolah di Kota Mamuju. Sekolah bukan soal di mana kita belajar, tetapi bagaimana keseriusan kita dalam menuntut ilmu,” ujarnya.

Ia juga mendorong para pelajar untuk berani memiliki cita-cita dan berusaha mewujudkannya.

“Mulai sekarang adik-adik harus berani memiliki cita-cita dan terus berusaha untuk meraihnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah DDI Lombang-Lombang mengungkapkan bahwa pihaknya masih menghadapi keterbatasan fasilitas belajar.

“Kami masih kekurangan ruang kelas, sehingga proses belajar mengajar belum maksimal,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Irwan menyatakan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan sesuai kewenangannya.

Kegiatan ini disambut positif oleh pihak sekolah dan para siswa, yang merasa mendapatkan wawasan baru, motivasi, serta ruang untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Melalui Hearing Dialog tahap kedua ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih kuat antara masyarakat dan wakil rakyat, serta mendorong peningkatan kualitas pembangunan, khususnya di sektor pendidikan di Kabupaten Mamuju.