Artikelnews, Mamuju — Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo SS) Sulawesi Barat terus mendorong penguatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di tingkat desa hingga kabupaten. Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam memperluas diseminasi informasi publik sekaligus meningkatkan edukasi masyarakat di ruang digital.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Media (KPM) Diskominfo SS Sulbar, Dian Afrianty, saat meenyambut kunjungan kerja DPRD Kabupaten Majene, di Kantor DiskominfoSS Sulbar, Kamis (7/6/2026).
Dian mengatakan, keberadaan KIM menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam membangun literasi informasi di tengah masyarakat. Peran KIM saat ini bukan hanya sebagai penyampai informasi pembangunan, tetapi juga menjadi ruang edukasi publik di era digital yang semakin terbuka.
“Kami mengharapkan dukungan pemerintah kabupaten untuk menggerakkan KIM. Ke depan, kami ingin mendorong pembentukan KIM di seluruh kabupaten di Sulbar, karena saat ini masih ada daerah yang belum aktif,” ujar Dian.
Ia menjelaskan, pembentukan KIM dimulai dari tingkat desa melalui pemerintah desa, kemudian didaftarkan secara berjenjang hingga tingkat kabupaten. Dengan pola tersebut, keberadaan KIM diharapkan benar-benar dekat dengan masyarakat dan mampu menjadi penghubung informasi antara pemerintah dan warga.
Untuk wilayah Sulawesi Barat sendiri, saat ini tercatat sekitar 50 KIM telah terbentuk. Namun, keberadaan kelompok tersebut masih terus didorong agar lebih aktif dalam mendiseminasikan informasi kegiatan pemerintah hingga ke tingkat masyarakat bawah.
Melalui penguatan KIM, KominfoSS Sulbar berharap penyampaian informasi publik dapat lebih merata sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program pembangunan daerah.(Rls)





Tinggalkan Balasan