Artikelnews, Florida – Laga Timnas Inggris versus Timnas Prancis pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 berlangsung seru dan dramatis dengan menghasilkan 10 gol. Inggris memenangkan laga tersebut dengan skor 6-4.

Pencapaian ini menjadi hasil terbaik tim The Three Lions di Piala Dunia sejak mereka menjadi juara pada tahun 1966.

Laga ini berlangsung di Miami Stadiun, Florida, Amerika Serikat, Ahad (19/7/2026) dini hari WIB.

Dilansir dari BBC News Indonesia, Bukayo Saka menjadi pemain Inggris kedua yang berhasil mencetak hat-trick dalam fase gugur Piala Dunia, menyamai catatan legendaris Sir Geoff Hurst pada final 1966.

Satu-satunya pemain lain yang pernah mencetak tiga gol ke gawang Prancis di turnamen ini adalah Pele pada tahun 1958.

Hasil ini memastikan Inggris meraih pencapaian tertinggi mereka di Piala Dunia sejak menjadi juara pada 1966, sekaligus menjadi hasil terbaik mereka sepanjang sejarah saat berlaga di luar.

Kemenangan ini diraih dalam laga perebutan tempat ketiga dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, melampaui rekor kemenangan Prancis 6-3 atas Jerman Barat pada 1958.

Selain itu, ini menjadi kali pertama bagi Inggris mengalahkan tim dengan peringkat FIFA yang lebih tinggi di Piala Dunia sejak kemenangan atas Argentina pada 2002.

Menyusul kekalahan menyakitkan dari Argentina di semifinal hari Rabu (15/7/2026) lalu, Inggris membuktikan mereka tidak terpuruk dalam kekecewaan. Mereka langsung tancap gas dan unggul empat gol di babak pertama dalam laga sarat drama yang menjungkirbalikkan semua prediksi suram sebelum pertandingan.

Saka mengemas dua gol setelah Declan Rice dan Ezri Konsa membawa Inggris memegang kendali laga di 20 menit pertama.

Bagi Prancis, tertinggal empat gol di paruh waktu merupakan yang pertama kalinya terjadi sejak April 1930.

Para pemain Les Bleus tampaknya mendapat “semprotan” keras di ruang ganti dari sang manajer, Didier Deschamps, yang menjalani laga terakhirnya sebagai nakhoda tim nasional.

Alhasil, momentum berbalik total usai turun minum. Prancis berhasil memperkecil ketertinggalan dengan mencetak tiga gol dan melewatkan sejumlah peluang emas untuk menyamakan kedudukan.

Kylian Mbappe mencetak sepasang gol yang mengapit gol Bradley Barcola. Torehan ini membawanya memimpin perburuan Sepatu Emas 2026 sekaligus melompati Lionel Messi untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan koleksi 22 gol.

Namun, Saka melengkapi torehan hat-trick-nya pada menit ke-87 setelah Malo Gusto melakukan pelanggaran terhadap Djed Spence.

Ousmane Dembele sempat melepaskan sepakan melengkung pada menit keenam masa injury time untuk mengubah skor menjadi 5-4. Akan tetapi, aksi individu Jude Bellingham yang meliuk melewati pertahanan Prancis pada menit ke-98 akhirnya mengunci kemenangan dramatis Inggris.

Prancis belum pernah kebobolan hingga enam gol dalam satu pertandingan Piala Dunia sebelumnya. Ini juga menjadi kali pertama mereka kebobolan enam gol di kompetisi apa pun dalam kurun waktu 66 tahun.

Sementara itu, Bellingham menutup turnamen individunya yang luar biasa dengan torehan tujuh gol di Piala Dunia kali ini—jumlah terbanyak yang pernah dicetak pemain Inggris dalam satu edisi turnamen.