Artikelnews.com, Parepare – RSUD Andi Makkasau Kota Parepare menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026) ini menjadi wadah komunikasi dua arah antara rumah sakit dengan para pemangku kepentingan untuk menghimpun masukan, saran, serta harapan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Forum tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, baik pemerintan maupun swasta dan perwakilan tokoh masyarakat, termasuk Dewan Pengawas RSUD Andi Makkasau Dr H Parman Parid.
Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan publik di RSUD Andi Makkasau.
Melalui forum ini, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta evaluasi terhadap pelayanan yang telah diberikan. Berbagai saran yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan pengembangan layanan rumah sakit agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan Forum Konsultasi Publik juga menjadi bagian dari implementasi prinsip pelayanan publik yang akuntabel, terbuka, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara RSUD Andi Makkasau dengan pemerintah daerah, dunia akademik, media massa, dan masyarakat.

Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Hj Muliana menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh undangan yang telah hadir dan memberikan masukan konstruktif.
Diharapkan, forum ini mampu memperkuat sinergi serta menghasilkan berbagai rekomendasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Andi Makkasau.
“Sebagai rumah sakit rujukan di Kota Parepare, RSUD Andi Makkasau berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan melalui keterbukaan informasi, partisipasi masyarakat, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, sehingga pelayanan yang diberikan semakin berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien,” tegas dr Muliana.
Sementara Dewas RSUD Andi Makkasau Parman Parid yang membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) menekankan, selaku Dewas tugasnya bukan menjalankan operasional rumah sakit sehari-hari, tapi untuk memastikan tata kelola rumah sakit berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, efektivitas, efisiensi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
“Kami berharap hasil FKP hari ini tidak berhenti sebagai dokumen atau berita acara saja. Kami berharap setiap masukan diterjemahkan menjadi program nyata, keluhan menjadi bahan evaluasi, saran menjadi inovasi, harapan masyarakat menjadi arah kebijakan rumah sakit,” harap Parman yang juga Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare.




