Artikelnews.com, Parepare — SAKTI PGRI (Sistem Administrasi Keuangan dan Data Guru Terintegrasi) merupakan inovasi dalam tata kelola administrasi organisasi PGRI yang dikembangkan sebagai solusi terhadap berbagai permasalahan administrasi yang meliputi pengelolaan data anggota yang tersebar pada berbagai dokumen, pencatatan iuran secara manual, penggunaan buku kas konvensional, sulitnya memperoleh informasi saldo secara cepat, lamanya proses rekapitulasi dan penyusunan laporan, serta belum optimalnya transparansi informasi keuangan.
Inovator dari PGRI Ranting Tiro Sompe, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Rosdiana Hasan, S.Pd. SD., M.Pd menjelaskan, SAKTI PGRI memanfaatkan teknologi berbasis cloud yang dapat diakses secara daring menggunakan komputer, laptop, tablet, maupun telepon pintar tanpa memerlukan instalasi aplikasi tambahan. Akses sistem dapat dilakukan melalui QR Code, sehingga pengguna dapat memperoleh informasi dengan lebih praktis. Sistem mencakup pendataan anggota, pencatatan pembayaran iuran, pemasukan dan pengeluaran kas, perhitungan saldo, riwayat transaksi, serta penyajian informasi keuangan secara digital.
“Melalui penerapan SAKTI PGRI, bendahara lebih mudah melakukan pencatatan dan rekapitulasi transaksi, sementara pengurus dapat melakukan monitoring kondisi keuangan secara lebih cepat,” jelas Rosdiana.
Anggota yang memiliki hak akses dapat memperoleh informasi mengenai status pembayaran iuran dan kondisi keuangan organisasi secara daring. Hal ini mendukung peningkatan transparansi, akuntabilitas, efisiensi kerja, serta kepercayaan anggota terhadap pengelolaan organisasi.
Hasil inovasi berupa tersedianya sistem administrasi keuangan digital, daftar anggota aktif yang terintegrasi dengan status pembayaran iuran, pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara digital, perhitungan saldo otomatis, serta laporan keuangan yang lebih cepat, tertata, terdokumentasi, dan mudah dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan dokumen inovasi, waktu penyusunan laporan dapat berkurang dari berhari-hari menjadi sekitar 15–30 menit, data iuran dan transaksi tersimpan secara digital, serta informasi dapat diakses anggota melalui tautan selama memiliki hak akses.
Dengan demikian, SAKTI PGRI memberikan dampak positif terhadap tata kelola organisasi dengan meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas, kemudahan akses informasi, dan keberlanjutan administrasi. Inovasi ini berpotensi menjadi model administrasi digital yang dapat dikembangkan dan direplikasi pada organisasi PGRI lainnya maupun organisasi yang membutuhkan sistem administrasi keuangan yang sederhana, mudah digunakan, dan berbasis teknologi.




