Artikelnews, Makassar – Teh adalah minuman yang populer di seluruh dunia. Teh dapat dinikmati dalam berbagai jenis seperti teh hijau, teh hitam, teh putih, dan teh oolong. Setiap jenis teh memiliki karakteristik dan rasa yang berbeda.

Setiap jenis teh mengandung kandungan nutrisi yang berbeda. Sebagai contoh, teh hijau dapat mengandung sejumlah nutrisi penting. Mulai dari vitamin B1, zat besi dalam jumlah kecil, vitamin B2, potasium, vitamin B3 dan vitamin B6.

Selain itu, teh juga mengandung antioksidan seperti polifenol yang bermanfaat bagi tubuh. Lantas, apa saja manfaat minuman sehat ini untuk kesehatan tubuh.

Dilansir dari Halodoc.com, Sabtu (1/8/2026), berikut beberapa manfaat teh untuk kesehatan:

  1. Menangkal radikal bebas

Mengonsumsi asupan antioksidan dapat membantu menghilangkan radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel pada tubuh. Tentunya ini dapat membantu mengurangi risiko berbagai penyakit kronis pada tubuh.

Teh mengandung polifenol, yakni jenis antioksidan pada makan dan minuman tertentu. Sementara itu, kelompok polifenol, termasuk katekin, theaflavin, dan thearubigins, adalah sumber utama antioksidan dalam teh.

Selain teh, salah satu minuman sehat yang juga dapat melawan peradangan adalah wedang uwuh.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Teh mengandung antioksidan polifenol dan juga flavonoid. Senyawa antioksidan jenis flavonoid terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Mengonsumsi teh secara teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular.

  1. Meningkatkan kesehatan usus
    Sejumlah bakteri pada usus berperan penting dalam mengurangi risiko kondisi kesehatan tertentu. Misalnya, penyakit radang usus, penyakit gula tipe 2, penyakit kardiovaskular, obesitas, hingga kanker. Terutama jenis hitam mengandung sifat antimikroba.

Artinya, minuman sehat ini dapat membunuh zat berbahaya dan meningkatkan kekebalan tubuh.

  1. Menurunkan risiko kanker

Polifenol pada minuman ini dapat membantu memperlambat perkembangan jenis kanker tertentu. Selain itu, senyawa tersebut juga dapat meningkatkan kematian sel kanker.

Kebiasaan minum teh berkaitan dengan risiko kanker mulut yang lebih rendah. Meski begitu, masih membutuhkan studi lebih lanjut mengenai hal ini.

  1. Menjaga kadar gula dalam darah

Katekin dalam teh hijau membantu menjaga gula darah, sehingga mengurangi risiko pengembangan penyakit gula tipe 2. Namun, masih butuh riset mendalam terkait khasiat teh dengan kondisi ini.

  1. Membantu melindungi tulang

Teh dapat membantu melindungi tulang, terutama mencegah dari pengeroposan. Hal ini berasal dari kandungan antioksidan yang kuat seperti polifenol, katekin, dan flavonoid.

Polifenol kuat dalam teh telah terbukti membantu meningkatkan mineralisasi tulang, menunda pengurangan kepadatan mineral tulang, dan meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh.

Enam komponen bioaktif dalam teh seperti katekin (K), epikatekin (EK), galokatekin (GK), epikatekingalat (ECG), epigalokatekin (EGC) dan epigalokatekingalat (EGCG), dapat menurunkan risiko patah tulang dengan meningkatkan kepadatan mineral tulang.

  1. Menurunkan stres

Minum secangkir teh setiap hari dapat menurunkan kadar stres. Soalnya rasa, aroma, dan kandungannya dapat membantu merilekskan diri.

Salah satu senyawa penting untuk menciptakan relaksasi adalah asam amino L-theanine.