Artikelnews.com, Pinrang – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang semakin menyita perhatian manusia terhadap urusan dunia, masih ada tangan-tangan yang tulus mengajak saudaranya menuju rumah Allah. Sebuah ajakan yang mungkin sederhana di telinga, namun sangat agung nilainya di sisi Allah SWT.

“Bila masih ada orang dekat kita yang mengajak ke masjid, itu pertanda masih ada yang peduli dengan urusan akhirat kita.”

Kalimat tersebut menjadi ruh dari gerakan Safari Salat Subuh Berjamaah oleh Pejuang Subuh Majelis Syuhada Parepare, yang akan kembali digelar di Masjid Al Muhajirin, Desa Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, pada Jumat, (7/8/2026), pukul 04.00 WITA.

Kegiatan ini bukan sekadar mengajak umat menghadiri Salat Subuh berjamaah, tetapi juga menghidupkan kembali semangat memakmurkan masjid, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan membangun kepedulian terhadap keselamatan sesama muslim di dunia maupun di akhirat.

Di zaman ketika banyak orang berlomba mengajak kepada urusan dunia, masih adanya orang yang mengajak ke masjid merupakan nikmat yang patut disyukuri. Sebab, tidak semua orang memiliki sahabat yang peduli terhadap keselamatan akhiratnya.

Muassis Majelis Syuhada Parepare, H Bakhtiar Syarifuddin SE (HBS) ditemui di pelataran Masjid Raya Parepare usai salat Zuhur, Rabu (5/8/2026), mengatakan, ajakan menuju masjid adalah ajakan yang paling mulia, karena mengantarkan manusia kepada rahmat Allah. “Orang yang mengajak kita ke rumah Allah sesungguhnya sedang menginginkan kebaikan yang paling besar untuk kita. Jangan pernah merasa terganggu ketika dia mengingatkan kita untuk salat berjamaah, karena bisa jadi dialah orang yang Allah jadikan sebab keselamatan kita pada hari kiamat,” tegas HBS.

Dia menegaskan bahwa kejayaan umat Islam selalu diawali dengan hidupnya masjid. “Sejarah membuktikan bahwa peradaban Islam lahir dari masjid. Dari masjid lahir ulama, pemimpin, pejuang, dan generasi terbaik. Karena itu, jika kita ingin melihat umat kembali kuat, maka langkah pertama adalah menghidupkan masjid, terutama dengan memakmurkan Salat Subuh berjamaah. Subuh adalah ukuran keikhlasan seorang mukmin. Ketika shaf-shaf Subuh mulai penuh, di situlah tanda-tanda kebangkitan umat mulai terlihat,” ungkap HBS.

Di akhir pesannya, HBS mengajak seluruh kaum muslimin untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan meraih pahala dan keberkahan.
“Mari kita datang bukan karena undangan manusia, tetapi karena memenuhi panggilan Allah. Jadikan langkah kaki menuju Masjid Al Muhajirin sebagai langkah yang akan menjadi cahaya pada hari ketika manusia sangat membutuhkan cahaya. Insya Allah, setiap langkah menuju masjid akan dicatat sebagai amal saleh, menghapus dosa, meninggikan derajat, dan menjadi saksi kecintaan kita kepada Allah dan Rasul-Nya. Ayo… kita ke Ujung Lero lagi. Kita rapatkan shaf, kuatkan ukhuwah, dan bersama-sama menjemput keberkahan dari rumah Allah,” seru HBS.

Dengan semangat “Rapatkan Shaf, Kuatkan Ukhuwah, Raih Keberkahan,” Safari Salat Subuh Berjamaah di Masjid Al Muhajirin diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan, menghidupkan syiar Islam, serta mengajak semakin banyak kaum muslimin untuk kembali meramaikan rumah-rumah Allah.