Artikelnews, Mamuju – Suasana Gedung Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat semakin semarak dengan kehadiran 73 siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Mamuju bersama 6 orang guru pendamping pada Jumat (6/11/2026).

Kunjungan edukatif ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkenalkan dunia literasi kepada anak-anak sekaligus menanamkan kecintaan membaca sejak usia dini.

Kedatangan para siswa disambut melalui kegiatan pengenalan perpustakaan yang memberikan pengalaman belajar berbeda dari suasana pembelajaran di sekolah. Para siswa diajak mengenal lebih dekat berbagai fasilitas dan layanan perpustakaan, melihat beragam koleksi bahan bacaan, serta mengetahui bahwa perpustakaan merupakan tempat yang menyenangkan untuk belajar, membaca, dan menggali berbagai pengetahuan.

Melalui kunjungan ini, para siswa tidak hanya diperkenalkan pada buku sebagai sumber informasi, tetapi juga didorong untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Pengalaman berkunjung secara langsung diharapkan mampu membangun rasa ingin tahu, memperluas wawasan, serta meningkatkan ketertarikan anak-anak untuk memanfaatkan perpustakaan.

Penerimaan kunjungan edukatif ini juga menjadi bagian dari dukungan Perpusip Provinsi Sulawesi Barat terhadap Gerakan Sulbar Mandarras, sebuah gerakan yang mendorong peningkatan kegemaran membaca dan penguatan budaya literasi di Provinsi Sulawesi Barat. Melalui keterlibatan lembaga pendidikan, gerakan ini diharapkan dapat menjangkau generasi muda sejak jenjang pendidikan dasar.

Kepala Dinas Perpusip Provinsi Sulawesi Barat, Mustari Mula mengatakan, pihaknya terus membuka kesempatan bagi sekolah dan lembaga pendidikan untuk menjadikan perpustakaan sebagai destinasi pembelajaran di luar kelas.

“Dengan menghadirkan pengalaman literasi yang menyenangkan, perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya generasi yang cerdas, kreatif, berwawasan luas, dan gemar membaca,” kata Mustari Mula.

“Mari jadikan perpustakaan sebagai sahabat belajar anak sejak dini. Bersama Gerakan Sulbar Mandarras, kita wujudkan generasi Sulawesi Barat yang lebih cerdas dan berbudaya literasi,” ajaknya.