Artikelnews, Jakarta – Pernikahan yang dijalani pesinetron Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan baru berjalan delapan bulan, namun sudah harus berakhir dengan perceraian.
Bahkan, Raisya meminta sang suami untuk langsung menalaknya dengan talak tiga.
Sidang perdana proses perceraian mereka berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Pusat pada Selasa (8/9/2026).
Kandasnya rumah tangga yang baru dibina selama delapan bulan ini cukup mengejutkan publik. Pasalnya, di awal pernikahan, Raisya terlihat mantap melepas masa lajangnya dengan pengusaha asal Malang, Jawa Timur, tersebut.
Dijodohkan
Dilansir dari Grid.id, Sabtu (12/9/2026), Raisya Bawazier sedikit membuka cerita mengenai latar belakang pernikahannya.
Ia menyatakan bahwa hubungannya dengan Zidan bukan didasari oleh pacaran lama, melainkan dijodohkan.
“Ya kita masih keluarga jauh. Awalnya dijodohin,” ungkap Raisya.
Namun, pesinetron berusia 23 tahun ini menegaskan bahwa seiring berjalannya waktu, keputusan untuk menikah murni karena keinginan mereka berdua tanpa paksaan orang tua.
“Tapi pas sudah ke sini ke sini itu sama sekali tidak ada campur tangan orang tua ya. Jadi kalau misalnya dibilang aku bisa menikah karena dijodohin itu sebenernya enggak juga,” tambahnya.
Meski awalnya dijodohkan, Raisya mengaku tidak menjalani proses pengenalan yang intensif sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah.
Saat ditanya berapa lama mereka saling kenal sebelum naik ke pelaminan, Raisya mengaku lupa.
Ia juga menyebutkan komunikasi mereka sebelum menikah tidak terlalu sering dilakukan.
“Lupa deh aku. Karena nggak terlalu intens sih chattingannya,” kata Raisya.
Kurangnya masa penjajakan ini disinyalir menjadi salah satu faktor pemicu keretakan rumah tangga mereka.
Pihak Zidan melalui kuasa hukumnya, Didi Lestarion, juga menyinggung hal ini. Masa pacaran yang singkat membuat keduanya kurang bisa beradaptasi setelah resmi menjadi suami istri.
“Mungkin karena pacaran juga enggak lama ya, jadi kurang bisa beradaptasi,” ujar Didi Lestarion.
Berakhir dengan Talak Tiga
Perbedaan kultur antara Jakarta dan Malang, serta kesibukan Zidan sebagai pengusaha yang sering pulang malam, disebut memicu pertengkaran terus menerus. Puncaknya, muncul isu perselingkuhan yang membuat Raisya akhirnya mengambil keputusan tegas.
Meskipun pihak Zidan membantah adanya orang ketiga dan menyebut isu tersebut fitnah, Raisya Bawazier sudah terlanjur mantap untuk berpisah.
Secara mengejutkan, Raisya mengaku dirinya sendiri yang meminta untuk ditalak tiga.
“Sudah memang sepakat, aku yang memang minta untuk digugat. Iya, minta talak langsung talak tiga,” tegas Raisya.
Kini, meskipun mediasi untuk rujuk gagal, kedua belah pihak telah menyepakati poin perceraian, termasuk nafkah mut’ah dan iddah senilai total Rp120 juta yang akan diberikan Zidan kepada Raisya.
Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pokok perkara.(*)




