Artikelnews.com, Makassar – Pelantikan pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan pada Minggu, 25 Oktober 2026, tak hanya menjadi agenda internal partai. Di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Golkar Sulsel juga menyiapkan Pesta Rakyat yang melibatkan pelaku UMKM dari 24 kabupaten/kota.

Rangkaian kegiatan tersebut akan dimulai dengan pelantikan sekitar 200 pengurus di Hotel Four Points Makassar pada pukul 13.00 WITA, kemudian dilanjutkan dengan Pesta Rakyat di kawasan pelataran Phinis Point (Phipo). Ketua DPD I Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mengatakan agenda ini dirancang untuk mempertemukan kader sekaligus membuka ruang bagi produk lokal agar lebih dikenal masyarakat.

“Kurang lebih 200 pengurus akan dilantik,” kata IAS saat konferensi pers di Kantor DPD Golkar Sulsel, Jumat (23/10/2026).

Keterlibatan pelaku UMKM menjadi salah satu agenda yang disiapkan Golkar dan IAS dalam rangkaian acara tersebut. Panitia merencanakan sekitar 50 tenant yang akan diisi pelaku usaha dari berbagai daerah, mulai dari sektor kuliner hingga produk unggulan lokal.

Melalui kegiatan ini, produk dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan diharapkan mendapat kesempatan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. IAS menempatkan Pesta Rakyat bukan semata-mata sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang promosi bagi usaha masyarakat di daerah.

Selain menghadirkan tenant UMKM, panitia juga menyiapkan acara syukuran untuk memperingati hari ulang tahun Partai Golkar. Sejumlah musisi nasional dan lokal dijadwalkan memeriahkan kegiatan yang dipusatkan di area terbuka tersebut.

Bagi Golkar dan IAS, pelantikan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi setelah terbentuknya kepengurusan baru. IAS berharap para pengurus yang dilantik dapat membawa semangat baru dan mendorong kerja organisasi hingga ke tingkat daerah.

“Insyaallah dengan proses pelantikan nanti menjadi sebuah simbol semangat untuk menggerakkan seluruh kekuatan Golkar di Sulsel,” ujarnya.

Antusiasme kader diperkirakan turut membuat kegiatan tersebut dihadiri ribuan peserta dari berbagai kabupaten dan kota. IAS memperkirakan jumlah kader yang datang ke Makassar mencapai 3.000 hingga 4.000 orang, termasuk rombongan yang dibawa pengurus daerah.

Menurut IAS, keinginan bertemu langsung dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjadi salah satu alasan kader ingin mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyebut momentum pelantikan dan perayaan partai juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara pengurus daerah dan pimpinan pusat.

“Banyak yang ingin hadir karena mereka sangat merindukan dan ingin bertemu dengan ketua umum,” tuturnya.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin saat konferensi pers di Kantor DPD Golkar Sulsel, Jumat (23/10/2026), menyampaikan persiapan pelantikan pengurus dan Pesta Rakyat yang melibatkan UMKM dari 24 kabupaten/kota. (Dok Panitia)

Sekretaris DPD Golkar Sulsel, Rahman Pina, mengatakan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar dan tamu VIP dijadwalkan menghadiri rangkaian acara tersebut. Rombongan pertama dari DPP Golkar disebut akan tiba di Makassar pada Sabtu (24/10/2026), sehari sebelum pelantikan.

Sejumlah pejabat pemerintah pusat juga masuk dalam daftar tamu yang dijadwalkan hadir, termasuk Bahlil Lahadalia, Menteri Perindustrian sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Golkar, serta Meutya Hafid dan Abdul Kadir Karding. Kehadiran para pejabat tersebut diharapkan melengkapi agenda pelantikan dan perayaan HUT Golkar Sulsel.

Di tengah persiapan acara, IAS turut mengingatkan kemungkinan meningkatnya kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan. Ia meminta masyarakat memaklumi apabila pelaksanaan pelantikan dan Pesta Rakyat berdampak terhadap kelancaran lalu lintas di Makassar.

“Kami memohon maaf kepada seluruh warga Kota Makassar apabila dalam proses pelantikan dan perayaan di PIPO nanti ada gangguan, terutama kemacetan,” ujar IAS.

Melalui rangkaian pelantikan dan Pesta Rakyat, Golkar Sulsel berupaya menggabungkan agenda konsolidasi kader dengan kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha lokal. Bagi Golkar dan IAS, kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan produk daerah serta memperkuat hubungan antara partai, kader, dan masyarakat.