Artikelnews, Pasangkayu – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Ambo Djiwa, menghadiri langsung kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Diversifikasi Produk Perikanan yang diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Komisi IV DPR RI di Hotel Trisakti, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus mendorong pengembangan usaha masyarakat di sektor kelautan dan perikanan.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Ambo Djiwa memberikan pengarahan kepada para peserta agar memanfaatkan kegiatan bimtek sebagai kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas dalam mengolah hasil perikanan.
Menurutnya, potensi perikanan yang dimiliki daerah harus dikelola secara optimal agar tidak hanya menghasilkan bahan baku, tetapi juga mampu menciptakan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Agus menekankan bahwa diversifikasi produk perikanan menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Dengan keterampilan pengolahan yang baik, hasil tangkapan ikan dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti abon ikan, bakso ikan, nugget ikan, kerupuk ikan, serta aneka olahan lainnya yang memiliki peluang untuk dipasarkan secara lebih luas,” ujar mantan Bupati Pasangkayu dua periode ini.
Ia juga mendorong para pelaku UMKM perikanan agar terus berinovasi, baik dari segi kualitas produk, cita rasa, kemasan, maupun strategi pemasaran.
Menurut Agus, produk perikanan lokal harus mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif. Karena itu, penerapan standar kebersihan, keamanan pangan, dan pengolahan yang baik perlu menjadi perhatian agar produk yang dihasilkan dapat dipercaya konsumen dan memiliki daya saing.

Kegiatan bimtek tersebut turut dihadiri Direktur Pengolahan KKP, Budi Yuwono, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pasangkayu, penyuluh perikanan, kelompok UMKM perikanan, serta masyarakat.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi perikanan daerah serta meningkatkan kapasitas pelaku usaha.
Lebih lanjut, Agus Ambo Djiwa berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada pemberian materi dan pelatihan semata, tetapi juga diikuti pendampingan yang berkelanjutan agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Ia menilai dukungan berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses pasar, teknologi pengolahan, dan penguatan kelembagaan UMKM sangat penting untuk mendorong usaha perikanan tumbuh secara produktif dan berkelanjutan.
Melalui Bimtek Diversifikasi Produk Perikanan ini, kami berharap masyarakat Pasangkayu semakin mampu mengembangkan potensi perikanan menjadi sumber pendapatan yang lebih menjanjikan,” harap Ketua DPD PDIP Sulbar ini.
Agus mendorong agar hasil perikanan daerah tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk unggulan yang memiliki nilai tambah, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pelaku UMKM, serta memperkuat perekonomian daerah.
Kerja sama KKP dan Komisi IV DPR RI ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas pelaku usaha, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar).
Dengan adanya bimbingan teknis ini, masyarakat diharapkan semakin kreatif dan mandiri dalam mengembangkan usaha berbasis potensi perikanan lokal sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor kelautan dan perikanan Indonesia.





