Artikelnews.com, Pinrang — Semangat umat Islam untuk memakmurkan masjid kembali terlihat dalam kegiatan Safari Salat Subuh Berjemaah yang digelar Majelis Syuhada Kota Parepare, Jumat dini hari, (22/5/2026). Masjid Jami Nurussa’adah, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, dipadati jemaah berpakaian serba putih yang datang dari berbagai daerah demi menghadiri agenda dakwah yang terus menjadi perhatian masyarakat Ajatappareng.

Sejak sebelum azan subuh berkumandang, area masjid sudah dipenuhi kendaraan dan rombongan jemaah. Tidak hanya warga Pinrang, peserta juga hadir dari Parepare, Sidrap, Barru, hingga beberapa daerah lainnya. Kehadiran mereka menghadirkan suasana religius yang penuh kekhusyukan dan semangat ukhuwah Islamiyah.

Kegiatan Safari Subuh Majelis Syuhada memang dikenal selalu menghadirkan antusiasme luar biasa. Di berbagai daerah yang sebelumnya menjadi lokasi kegiatan, masjid-masjid dipenuhi jemaah hingga meluber ke halaman. Gerakan ini dinilai berhasil membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk menjaga salat subuh berjemaah di masjid.

Pengurus Masjid Jami Nurussa’adah menyampaikan rasa syukur dan penghormatan atas dipilihnya masjid mereka sebagai lokasi safari Subuh. Mereka mengaku terharu melihat besarnya semangat jemaah yang rela datang sejak dini hari hanya untuk bersama-sama menghidupkan syiar Islam.

Selain pelaksanaan salat Subuh berjemaah, kegiatan juga diisi tausiah keislaman yang mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah melalui salat dan mempererat persaudaraan sesama muslim.

Dalam ceramahnya disampaikan bahwa istiqamah melangkahkan kaki ke masjid pada waktu Subuh merupakan tanda kuatnya keimanan dan bentuk perjuangan seorang hamba di jalan Allah.

Muassis Majelis Syuhada, H. Bakhtiar Syarifuddin SE (HBS) menegaskan bahwa gerakan safari Subuh bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari upaya membangun kebangkitan umat melalui masjid. Menurutnya, masjid harus kembali menjadi pusat persatuan, ilmu, dan kekuatan spiritual umat Islam.

Sementara itu, salah satu jamaah Majelis Syuhada, Ustadz Fahri Nusantara UFN yang juga merupakan Staf Khusus Narasi Dakwah Majelis Syuhada menyampaikan bahwa fenomena membeludaknya jemaah subuh merupakan tanda kebangkitan kesadaran umat Islam untuk kembali dekat dengan masjid.

“Di zaman ketika banyak manusia sibuk mengejar dunia sampai melupakan subuh berjemaah, hadirnya ribuan orang yang rela bangun sebelum fajar lalu memenuhi masjid adalah pemandangan yang sangat menggetarkan hati. Ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bukti bahwa cahaya dakwah masih hidup dan Allah masih menjaga semangat umat ini,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa kekuatan umat Islam tidak hanya dibangun melalui banyaknya jumlah, tetapi melalui kedekatan kepada Allah dan persatuan di masjid.

“Kalau masjid hidup saat Subuh, maka Insya Allah umat ini tidak akan mudah dihancurkan. Sebab kemenangan umat bukan dimulai dari ramainya media sosial, tetapi dari ramainya saf Subuh di masjid,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi antarsesama jemaah. Banyak warga berharap agenda seperti ini terus digelar secara berkelanjutan karena dinilai membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.