Artikelnews, Makassar – Keributan antarkelompok terjadi di Jalan AMD Borong Jambu, tepatnya di depan Pasar Jongkok, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Senin (5/10) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.45 WITA itu mengakibatkan dua orang terluka dan satu unit sepeda motor terbakar.
Kedua korban masing-masing berinisial MMI (17) dan FAI (23). MMI yang masih berstatus pelajar mengalami sejumlah luka akibat terkena busur dan senjata tajam. Ia menjalani perawatan di RSUD Daya Makassar.
MMI Terkena busur pada bagian leher, paha, dan kaki. Selain itu, terdapat luka sabetan senjata tajam pada bagian punggung.
Sementara FAI yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online mengalami luka akibat senjata tajam pada tangan kiri dan kaki kanan. Ia mendapat perawatan di RS Muhammadiyah.
Tak hanya menimbulkan korban luka, keributan tersebut juga berujung pada pembakaran satu unit sepeda motor Honda CRF warna hitam.
Personel Polsek Manggala yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan pemadaman terhadap motor yang terbakar sekaligus meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian.
Dari informasi yang dihimpun polisi, keributan diduga berawal dari kejadian sebelumnya yang melibatkan kelompok remaja Nipa-Nipa dengan warga di sekitar Pasar Jongkok.
Salah seorang saksi berinisial RAD mengemukakan, sebelum kejadian sempat mengonsumsi minuman keras bersama sejumlah temannya. Ia kemudian keluar menggunakan sepeda motor milik temannya untuk membeli makanan.
Saat melintas di Jalan AMD Borong Jambu, RAD mengaku diduga dihadang sejumlah warga yang membawa bambu. Aksi tersebut disebut terjadi setelah dirinya menggeber sepeda motor.
Peristiwa kemudian berkembang menjadi keributan yang melibatkan sejumlah pemuda.
Polisi selanjutnya melakukan penyisiran bersama Unit Opsnal Polsek Manggala. Penyisiran dilakukan mulai dari sekitar Jalan AMD Borong Jambu hingga kawasan Jalan Nipa-Nipa.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah pemuda yang diduga berkaitan dengan keributan.
Salah satunya MNK (15), pelajar asal Kecamatan Manggala. Ia diamankan di Jalan Nipa-Nipa. Dari dalam tas yang dibawanya, polisi menemukan dua buah busur atau anak panah serta tiga buah pangka/pelontar.
Polisi juga mengamankan MFK (16), pelajar asal Kecamatan Manggala yang diketahui berperan sebagai joki sepeda motor.
Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’Longan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya masih mendalami motif serta keterlibatan masing-masing pihak.




