Artikelnews.com, Parepare — Dua tahun bukan sekadar hitungan waktu. Dua tahun adalah bukti nyata perjuangan keistiqamahan dalam menghidupkan masjid di gelapnya Subuh. Menyatukan hati dan menggerakkan langkah kaum muslimin, serta memantik masyarakat untuk kembali menggelorakan salat Subuh berjamaah.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan dakwah tersebut, Majelis Syuhada Kota Parepare akan merefleksi masa-masa perjuangannya melalui Milad ke-2 Safari Salat Subuh Berjamaah, pada Jumat, (31/7/2026), di Masjid Al Manar, Jalan Usman Jafar, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Berbeda dengan peringatan hari jadi majelis-majelis pada umumnya, momentum dua tahun perjalanan pergerakan Majelis Syuhada tidak diisi dengan acara selebrasi yang bersifat seremonial maupun kemeriahan khusus.

Sebaliknya, Milad ke-2 ini diperingati dengan cara sederhana yakni memperbanyak ibadah melalui salat qiyamul lail, doa dan zikir bersama saat Safari Salat Subuh Berjamaah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

Hal ini mencerminkan komitmen Majelis Syuhada untuk tetap menjadikan syiar, ibadah, dan kemakmuran masjid sebagai ruh utama setiap langkah perjuangannya.

Perayaan Milad kali ini diharapkan menjadi momentum memperkuat dua kali keteguhan dan komitmen menjadi pejyang subuh, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus memicu dan memacu semangat ummat untuk kembali memakmurkan rumah-rumah Allah.

Sepanjang dua tahun terakhir, Majelis Syuhada telah konsisten menggelar 97 kali Safari Salat Subuh Berjamaah di berbagai masjid di Kota Parepare maupun daerah sekitarnya, sehingga menjadi salah satu gerakan dakwah yang mendapat respons positif dan semakin luas dari masyarakat.

Muassis Majelis Syuhada Kota Parepare, H. Bakhtiar Syarifudin, SE (HBS) pada momen yang penuh keberkahan saat ini dengan mengajak seluruh jamaah agar menjadikan Milad ke-2 sebagai kesempatan yang tepat untuk meluruskan niat dan menjaga ketulusan keistiqamahan dua kali lebih kuat dalam beribadah.

“Usia dua tahun bukanlah memasuki batas ambang, tetapi garis awal dari perjalanan dakwah yang lebih panjang dan besar. Yang membuat sebuah majelis untuk terus bergerak, bukanlah banyaknya masjid yang dikunjungi yang menjadi ukuran, melainkan banyaknya hamba Allah yang ikhlas dan istiqamah berjuang menjaga salat Subuh berjamaah,” ujar Muassis HBS ditemui di Masjid Terapung BJ Habibie usai salat Isya, Selasa malam (28/7/2026).

*Saya mengajak seluruh keluarga besar Pejuang subuh Majelis Syuhada agar jangan pernah letih apalagi berniat sedikitpun meninggalkan salat Subuh berjamaah, tapi teruslah bergerak menembus dinginnya subuh untuk memakmurkan masjid, menjaga dan memperbarui silaturahim, memperbanyak amal dengan sedekah, serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” seru HBS.

“Jika kita istiqamah, Insya Allah pertolongan dan keberkahan Allah akan senantiasa menyertai langkah kita,” lanjutnya.

HBS juga mengingatkan bahwa pergerakan menjaga salat Subuh adalah amanah yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya agar semangat memakmurkan masjid tidak pernah redup.

Pada puncak peringatan Milad ke-2, seluruh jamaah diharapkan menyimak dengan mendengarkan secara seksama sambutan semangat istiqomah yang akan disampaikan oleh Ketua Dewan Syuro Majelis Syuhada Kota Parepare, H. Pangerang Rahim, yang juga Wakil Wali Kota Parepare pada masanya.

“Insya Allah dalam sambutannya, beliau akan memperjelas dan mempertegas bahwa kekuatan umat Islam untuk menjaga salat Subuh itu berawal dari keistiqomahan memakmurkan masjid,” ingat HBS.

“Majelis Syuhada hadir bukan untuk membangun kebesaran sebuah nama, tetapi untuk membesarkan kalimat Allah. Selama masjid masih dimakmurkan, selama adzan masih disambut dengan langkah menuju shaf pertama, selama salat Subuh tetap dijaga, maka harapan kebangkitan umat akan selalu ada,” tegas HBS.

“Mari kita jadikan Milad ke-2 ini sebagai momentum memperkokoh persatuan dan kebersamaan dua kali lebih kuat, memperluas syiar agama, dan menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, ilmu, dan pembinaan umat,” pesan HBS.

Dia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadi pelopor dalam mengajak keluarga, tetangga, dan masyarakat agar kembali mencintai masjid serta menjadikan salat Subuh berjamaah sebagai gaya hidup moderen seorang muslim saat ini.

Penyelenggara Safari Salat Subuh di Masjid Al Manar Ujung Bulu, mengundang seluruh jamaah Majelis Syuhada, para ulama, tokoh masyarakat, pemuda, dan kaum muslimin di Kota Parepare, serta daerah sekitarnya untuk bersama-sama menghadiri Safari Salat Subuh Berjamaah dengan nuansa khusus Milad ke-2 Majelis Syuhada.

Momentum ini diharapkan menjadi lokomotif lahirnya semangat lebih terpacu dalam membangun umat yang lebih kokoh, bersatu, dan istiqamah di atas Al-Qur’an dan As-Sunnah.

“Mari semus hadir putihkan dan rapatkan shaf, kuatkan ikatan persaudaraan, dan jadikan Milad ke-2 Majelis Syuhada sebagai ikhtiar bersama untuk terus menyalakan terangnya cahaya subuh di setiap masjid,” ajak HBS.

*Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, mengokohkan langkah dakwah ini, dan menjadikan Majelis Syuhada sebagai gerbong besar lahirnya generasi yang cinta masjid, cinta ilmu, dan istiqamah hingga akhir hayat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” tandas HBS.