Artikelnews.com, Parepare — Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Kesehatan bersama Pokja IV TP PKK Parepare menggelar Bakti Sosial Bidang Kesehatan untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bakti sosial yang berlangsung di Lapangan Binalipu, Parepare, Sabtu (8/8/2026), dibuka oleh Wakil Wali Kota Parepare Hermanto mewakili Wali Kota Tasming Hamid.
Hadir Sekretaris Daerah Kota Parepare Amarun Agung Hamka bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan Muh Idris. Turut hadir Ketua I TP PKK Hj Sritanty Mariani Nasrah, Sekretaris TP PKK sekaligus Ketua DWP Andi Feby G Usbal, Ketua Pokja IV PKK dr Hj Nurhamidar Aslan, Sekretaris Pokja IV PKK, jajaran PKK, Kepala SKPD, Plt Direktur RSUD Andi Makkasau dr Hj Muliana, Pimpinan RS dr Hasri Ainun Habibie, Camat dan Lurah, para Kepala UPTD Puskesmas, serta undangan lainnya.
Wawali Hermanto dalam kesempatan itu mengemukakan, pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) karena merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam mendukung Asta Cita dan diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup serta angka harapan hidup masyarakat.
PKG dilaksanakan dengan pendekatan siklus hidup, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia, dengan fokus pada upaya promotif dan preventif.
Pemeriksaan ditujukan untuk mendeteksi faktor risiko kesehatan, kondisi pra-penyakit maupun penyakit sehingga dapat ditangani lebih awal.
Hermanto juga menekankan pentingnya ketersediaan darah karena Parepare telah menjadi salah satu pusat rujukan kesehatan regional di Sulawesi Selatan.
“Masyarakat diharap berpartisipasi menjadi pendonor darah untuk mendukung ketersediaan darah di fasilitas pelayanan kesehatan rujukan di Parepare,” pinta Hermanto.
Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Koordinator Bidang Kesehatan Panitia HUT RI Muh Idris mengatakan, bahwa bakti sosial bidang kesehatan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah bersama berbagai pihak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Parepare.
“Kegiatan juga dirangkaikan dengan senam bersama sebagai bagian dari upaya mengajak masyarakat membiasakan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur menuju perilaku hidup sehat,” kata Idris.
Kasna, Sekretaris Dinas Kesehatan yang juga Sekretaris Pokja IV PKK menjelaskan, dalam bakti sosial ini masyarakat mendapatkan sejumlah layanan kesehatan secara gratis, meliputi sirkumsisi atau sunatan, donor darah, pelayanan Keluarga Berencana (KB), serta pemeriksaan kesehatan gratis.
“Dari kegiatan ini, tercatat sebanyak 26 orang mendapatkan layanan sunat gratis. Sementara pemeriksaan kesehatan gratis telah melayani lebih dari 100 orang,” ujar Kasna.
Sementara untuk layanan KB dengan metode kontrasepsi jangka panjang atau MKJP, tercatat enam orang mendapatkan pelayanan. Sedangkan layanan donor darah diikuti 16 orang.
Selain donor darah pelayanan KB gratis juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Pemerintah menilai program KB merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk yang perlu diimbangi dengan ketersediaan sandang, pangan, dan pelayanan umum lainnya.




